Para penumpang di Stasiun Yogyakarta saat menunggu kedatangan kereta api. Dokumentasi/Humas Daop 6 Yogyakarta
Puncak Arus Balik, 63 Ribu Penumpang Padati Stasiun KAI Daop 6 Yogyakarta
Ahmad Mustaqim • 4 January 2026 18:14
Yogyakarta: PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta mencatat 63.214 penumpang memadati stasiun-stasiun di wilayah operasionalnya pada masa puncak arus balik libur Natal dan Tahun Baru 2026. Jumlah tersebut terdiri atas penumpang yang berangkat maupun tiba.
“KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat akan memberangkatkan 36.723 penumpang dan menerima kedatangan 26.491 penumpang yang turun di berbagai stasiun Daop 6 Yogyakarta. Angka keberangkatan ini menunjukkan peningkatan 22 persen dibandingkan hari weekend biasanya di Daop 6 Yogyakarta,” kata Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, Minggu, 4 Januari 2026.
Stasiun Yogyakarta Paling Padat
Pada puncak arus balik tersebut, Stasiun Yogyakarta menjadi stasiun dengan volume keberangkatan tertinggi. Tercatat 16.597 penumpang berangkat dari stasiun ini, atau meningkat 38 persen dibandingkan akhir pekan normal..jpg)
Stasiun Yogyakarta. Metrotvnews.com/ Ahmad Mustaqim
Hingga pukul 24.00 WIB, Feni menyebut masih tersedia sekitar 7.000 tiket keberangkatan dari stasiun-stasiun di wilayah Daop 6 Yogyakarta.
Rinciannya sebagai berikut:
Stasiun Yogyakarta:
16.597 penumpang berangkat10.674 penumpang tiba
Stasiun Lempuyangan:
5.349 penumpang berangkat4.753 penumpang tiba
Stasiun Solobalapan:
5.891 penumpang berangkat5.726 penumpang tiba
Stasiun Klaten:
1.887 penumpang berangkat1.319 penumpang tiba
Stasiun Wates:
739 penumpang berangkat
572 penumpang tiba
Sementara sisanya berasal dari stasiun lain di wilayah Daop 6 Yogyakarta.
Tiket Masih Tersedia untuk Kota Tujuan Favorit
“Sisa tempat duduk Angkutan Nataru dari wilayah Daop 6 Yogyakarta masih ada 7.000 tiket termasuk untuk tujuan kota favorit seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Malang, dan Semarang,” ujar Feni.Adapun stasiun tujuan favorit penumpang antara lain Pasarsenen, Gambir, Surabaya Gubeng, Bandung, dan Malang. Feni juga menyebut TOP 5 kereta api dengan okupansi tertinggi, yakni KA Joglosemarkerto, KA Sri Tanjung, KA Bengawan, KA Progo, dan KA Fajar Utama YK.
Puncak arus balik diperkirakan terjadi pada Minggu, 4 Januari 2026, bertepatan dengan hari terakhir libur Nataru 2025/2026. Feni mengingatkan masyarakat agar memperhitungkan waktu perjalanan menuju stasiun.
“Masyarakat kembali diimbau untuk mengatur jam keberangkatan dari rumah menuju stasiun agar dapat berangkat tepat waktu dan tidak ketinggalan KA. Masa liburan yang sudah dimulai berdampak pada kepadatan lalu lintas atau adanya pengaturan arus lalu lintas yang berdampak pada kepadatan jalan raya sehingga masyarakat diimbau untuk berangkat lebih awal menuju stasiun,” kata dia.