Identifikasi 16 Korban Tewas Panti Werda Manado Terkendala DNA Keluarga

Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sulawesi Utara melakukan proses identifikasi 16 korban kebakaran Panti Werda Damai, Kelurahan Ranomuut, Kecamatan Paal Dua, Manado, Sulut. ANTARA/HO-Polda Sulut

Identifikasi 16 Korban Tewas Panti Werda Manado Terkendala DNA Keluarga

Whisnu Mardiansyah • 29 December 2025 09:43

Manado: Proses identifikasi 16 korban kebakaran Panti Werda Damai di Manado menghadapi tantangan berat akibat kondisi jenazah yang sulit dikenali secara visual. Pemerintah Kota Manado menyebut, sebagian korban tidak memiliki keluarga dekat, sehingga identifikasi DNA dan data registrasi panti menjadi kunci utama.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Manado, Steaven Dandel, menjelaskan kompleksitas proses identifikasi tersebut. “Kondisi jenazah ketika ditemukan dalam kondisi yang sulit, sehingga ini dilakukan secara visual karena luka bakar yang hebat. Metode yang akan dipakai adalah perbandingan DNA dengan keluarga,” kata Dandel, Senin, 29 Desember 2025.

Dandel mengakui metode DNA juga berpotensi menemui kendala sosial. “Ini yang akan menjadi sulit, karena mereka itu ada sebagian yang hidup sebatang kara,” ujarnya. Untuk mengatasi hal ini, tim gabungan akan memanfaatkan data administratif dan denah lokasi.

“Kami akan menggunakan register panti dan juga lokasi kamar mereka ditemukan. Itu mungkin akan lebih mendekatkan pada kondisi identifikasi terhadap jenazah,” tambah Dandel.
 


Sebelumnya, Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sulawesi Utara telah memulai proses identifikasi yang melibatkan Tim Disaster Victim Identification (DVI). Kepala Bidang Humas Polda Sulut, Kombes Pol Alamsyah P Hasibuan, telah meminta kerja sama keluarga.

“Saat ini tim sedang melakukan proses identifikasi seluruh korban meninggal dunia di RS Bhayangkara Polda Sulut hingga diketahui identitas lengkap dan dilakukan koordinasi dengan pihak keluarga,” kata Hasibuan di Manado, Senin, 29 Desember 2025.

“Dia berharap keluarga 16 korban yang meninggal dapat menghubungi Posko DVI Ante Mortem di RS Bhayangkara Manado,” imbuhnya.

Kebakaran yang merenggut nyawa 16 penghuni panti tersebut terjadi pada Minggu, 28 Desember 2025, sekitar pukul 20.36 Wita. Api berhasil dipadamkan oleh tiga unit mobil pemadam kebakaran Pemkot Manado sekitar pukul 21.30 Wita. Proses penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran masih terus dilakukan oleh Bidang Laboratorium Forensik (Bidlabfor) Polda Sulut.


Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)