Kapolda NTT Irjen Pol Rudi Darmoko bersama rombongan dan Tim SAR gabungan melakukan pencarian 3 WNA Spanyol korban kecelakaan kapal wisata. (ANTARA/Gecio Viana)
Polda NTT Tambah Alat SAR Canggih Cari Korban Kapal Tenggelam Labuan Bajo
Lukman Diah Sari • 29 December 2025 19:23
Labuan Bajo: Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) menambah sejumlah peralatan SAR untuk mendukung pencarian kapal wisata yang tenggelam di perairan Pulau Padar, Labuan Bajo, Manggarai Barat. Sekaligus melakukan pencarian terhadap tiga warga negara asing (WNA) asal Spanyol yang masih hilang.
"Selain membawa personel, kami juga membawa beberapa peralatan SAR yang dibutuhkan," kata Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko di Labuan Bajo, Senin, 29 Desember 2025, melansir Antara.

Upaya pencarian terhadap empat Warga Negara Asing (WNA) asal Spanyol yang masih hilang pasca-tenggelamnya kapal wisata KM Putri Sakinah. Metro TV
Sejumlah peralatan yang dikerahkan untuk mendukung operasi SAR, lebih khusus pencarian di bawah laut di antaranya satu unit seabob, satu unit sistem sonar 2D, dan satu unit Tactical Rescue Diver Thruster untuk mendukung mobilitas penyelam.
Selanjutnya, dua unit scooter Bonex, satu unit drone bawah air SRV-8 MS, dilengkapi satu unit monitor cadangan dan satu unit alat pengisi daya cadangan, guna memaksimalkan pencarian di area perairan yang sulit dijangkau.
Peralatan pendukung lainnya yakni dua unit teropong, empat unit senter selam, empat set wetsuit, dan empat pasang booties juga telah disiapkan untuk menunjang keselamatan dan efektivitas tim penyelam. Polda NTT juga menerjunkan sebanyak lima orang penyelam guna memperkuat operasi SAR gabungan.
"Diharapkan dengan bantuan alat yang kami bawa ini bisa mempermudah operasi SAR, karena kami dari Polda NTT membantu membackup, mendukung Tim SAR gabungan," kata Rudi.
"Kami bersyukur sekali tadi sudah ditemukan satu jenazah dan itu juga atas bantuan nelayan, tadi saya juga menemui para nelayan yang kebetulan juga sedang mencari ikan di laut dan kita mengimbau apabila mereka menemukan entah itu barang-barang, ataupun jenazah agar segera menginformasikan ke tim Basarnas untuk bantu dievakuasi," jelas dia.
Sebelumnya, Tim SAR gabungan menemukan seorang warga negara asing (WNA) asal Spanyol yang dilaporkan hilang akibat kecelakaan kapal di perairan Pulau Padar Labuan Bajo, pada Jumat, 26 Desember 2025. Kepala Sub Seksi Operasi Kantor Pencarian dan Pertolongan B Maumere Asfan Dulhasan mengatakan korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada Senin pagi.
"Pada hari keempat pencarian di pukul 06.05 WITA kami dapat informasi dari masyarakat penemuan korban di daerah Pulau Serai yang masih masuk kawasan Taman Nasional Komodo (TNK)," kata Asfan.