Fasilitas Kesehatan di Bali Beroperasi 24 Jam saat Nyepi

Umat Hindu melakukan ritual penyucian pada upacara Tawur Agung Kesanga di kawasan Patung Catur Muka, Denpasar, Bali, Rabu (18/3/2026). (ANTARA FOTO/NYOMAN HENDRA WIBOWO)

Fasilitas Kesehatan di Bali Beroperasi 24 Jam saat Nyepi

Lukman Diah Sari • 18 March 2026 16:20

Denpasar: Dinas Kesehatan (Dinkes) Bali memastikan seluruh fasilitas kesehatan beroperasi 24 jam saat Hari Raya Nyepi, 18 Maret 2026. Yakni dari rumah sakit sampai puskesmas.

“Untuk pelayanan kesehatan dipastikan buka 24 jam di seluruh faskes dari rumah sakit sampai puskesmas,” kata Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Bali Dewa Puspa di Denpasar, Rabu, 17 Maret 2026, melansir Antara.

Dewa Puspa mengatakan arahan ini sudah disampaikan ke seluruh dinas kesehatan kabupaten/kota. Dia menekankan bahwa layanan paling diutamakan adalah instalasi gawat darurat dan instalansi rawat inap di rumah sakit milik pemerintah maupun swasta.

Kesiapsiagaan pelayanan dimulai hari ini, bertepatan Hari Pengerupukan, di mana mobilitas masyarakat akan tinggi hingga malam hari berbarengan pawai ogoh-ogoh di seluruh Bali. Untuk itu, ia meminta Dinkes kabupaten/kotaagar memperhatikan sumber daya di masing-masing fasilitas kesehatan agar selama operasional dapat bekerja optimal.

“Biasanya seperti kasus melahirkan, dan dokter spesialis akan tetap berjaga sesuai jadwal tiap faskes, untuk jumlah tenaga kesehatannya sudah disusun jadwal jaga (tiap rumah sakit atau puskesmas) selama Nyepi,” jelas dia.


Ilustrasi. Foto: Dok Metrotvnews.com

Dinkes Bali menyarankan masyarakat apabila mengalami keluhan tak tertahankan agar segera menuju fasilitas kesehatan terdekat. Untuk mengantisipasi kejadian luar biasa di bidang kesehatan, Dinkes Bali meminta kabupaten/kota mengaktifkan tim gerak cepat di wilayah kerjanya.

“Kami mengimbau kepada tenaga medis yang ada di wilayah kerjanya agar dapat memberikan pelayanan telekonsultasi apabila ada masyarakat yang membutuhkan informasi di bidang kesehatan,” kata Dewa.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)