Ilustrasi Pexels
Jemaah Haji Simeulue 2026 Siap Berangkat, Tertua 80 Tahun
Lukman Diah Sari • 17 April 2026 20:32
Banda Aceh: Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Simeulue, Provinsi Aceh, menyatakan 27 calon haji dari wilayahnya siap diberangkatkan ke Tanah Suci, Makkah, pada penyelenggaraan Haji 1447 Hijriah/2026 Masehi. Kepala Subbagian Umum Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Simeulue Surya Rukayah mengatakan para calon haji tersebut juga sudah melaksanakan berbagai persiapan menjelang keberangkatan ke Tanah Suci.
"Ada sebanyak 27 calon haji, terdiri 10 laki-laki dan 17 perempuan dari Kabupaten Simeulue masuk daftar keberangkatan haji tahun ini. Mereka semua siap diberangkatkan," kata di Simeulue, Jumat, 17 April 2026, melansir Antara.

Jemaah calon haji asal Kabupaten Simeulue, Aceh di Simeulue, Jumat (17/4/2026). (ANTARA/HO-Kemenhaj Simeulue
Surya mengatakan calon haji dari Kabupaten Simeulue bergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 14 Embarkasi Aceh dan diberangkatkan melalui Bandara Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar. Jemaah calon haji asal Kabupaten Simeulue tergabung dengan jamaah calon haji dari Kota Banda Aceh, Kabupaten Aceh Barat Daya, Kabupaten Aceh Singkil, dan Kota Subulussalam.
"Jemaah calon haji Kabupaten Simeulue diterbangkan melalui Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Kabupaten Aceh Besar, pada 17 Mei 2026, menuju Makkah," ujar dia.
Surya mengatakan semua calon haji sudah menjalani penyuntikan vaksin seperti polio hingga meningitis sesuai dengan aturan yang telah ditentukan. Sedangkan perlengkapan calon haji seperti koper dan lainnya akan dibagikan dalam beberapa hari mendatang.
"Calon haji tertua, perempuan berusia 80 tahun, sedangkan termuda laki-laki berusia 25 tahun," ungkap Surya.
Kabupaten Simeulue merupakan wilayah kepulauan terluar di Provinsi Aceh. Pulau Simeulue berada di Samudra Hindia yang jaraknya sekitar 180 mil laut dari pesisir barat Pulau Sumatra. Kabupaten Simeulue merupakan pemekaran dari Kabupaten Aceh Barat sejak tahun 1999. Kabupaten Simeulue memiliki 10 kecamatan dengan 138 gampong atau desa yang dihuni sekitar 96 ribuan jiwa.