Agung Laksono. Foto: Medcom.id/Anggi.
Agung Laksono Diusulkan Jadi Bapak Kosgoro 1958
Anggi Tondi Martaon • 19 April 2026 22:10
Jakarta: Barisan Muda Kosgoro (BMK)1957 mendorong Agung Laksono sebagai bapak Kosgor 1957. Sebab, eks Ketua Umum PPK Kosgoro 1957 itu dinilai memiliki jasa besar terhadap organisasi pendiri Partai Golkar tersebut.
"Kami ingin Pak HR Agung Laksono menjadi Bapak Kosgoro 1957, karena jasa-jasa beliau yang bukan hanya melahirkan beserta para pendiri lainnya, tapi juga membesarkan kemudian memberikan perhatian yang luas dan sangat fokus, mengurus semua kader bukan hanya di tingkat pusat, di tingkat daerah pun merasakan," kata Ketua Umum BMK 1957 Kemas Ilham Akbar, melalui keterangan tertulis, Minggu, 19 April 2026.
Ilham mengungkapkan, usulan yang disampaikan dalam Muspinas III BMK 158 bakal diperjuangkan. Menurut dia, wacana tersebut harus terwujud.
"Ini harus goal dan terwujud dalam Mubes Kosgoro 1957 nanti," ungkap Ilham.
Selain itu, Kemas merespons sejumlah keinginan yang disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar Sarmuji yang meminta BMK 1957 membuat program yang digemari anak muda. Menurut dia, hal itu sudah dilakukan.
"Kita dulu pernah menyelenggarakan solidarity sport fest. Dalam satu pekan dilakukan kegiatan olahrag, acara band dan fashion show. kita laksanakan, kita melibatkan seluruh unsur pemuda," sebut Ilham.

Muspinas III Barisan Muda Kosgoro (BMK) 1957. Foto: Istimewa.
Sementara itu, Ketua Umum PPK Kosgoro 1957, Dave AF Laksono, berharap Muspinas III BMK 1957 bisa memantapkan konsolidasi organisasi dalam menjelang mubes. Sehingga bisa melakukan persiapan-persiapan konsolidasi internal dan juga menyiapkan program-program yang harus sejalan dengan kebijakan Partai Golkar.
"Semua program-program pemerintah yang jelas diciptakan untuk kepentingan masyarakat demi kemajuan bangsa dan negara maka kita semua termasuk BMK 1957 harus mengawalinya," kata Dave.
Wakil Ketua Komisi I DPR RI itu mengakui, selama ini BMK 1957 telah aktif dan berproses. Dia meyakini hal itu dilakukan untuk memenangkan partai Golkar di 2029 nantinya.
"Kita yakini bahwa ini akan berjalan terus ke depannya untuk melahirkan kader-kader terbaik yang bisa dan mampu untuk melanjutkan roda organisasi untuk menjemput kemenangan di 2002," ujar Dave.