Gangguan Mesin Penyebab Jatuhnya Pesawat Smart Air di Pantai Nabire

Warga saat melakukan evakuasi penumpang dari Pesawat Smart Air yang jatuh di Pantai Karadir,i bibir pantai Bandara Nabire, Papua Tengah, Selasa (27/1/2026) sekira pukul 13.40 WIT. ANTARA/HO-Tangkapan layar video

Gangguan Mesin Penyebab Jatuhnya Pesawat Smart Air di Pantai Nabire

Whisnu Mardiansyah • 27 January 2026 15:44

Nabire: Kementerian Perhubungan memberikan penjelasan resmi terkait insiden pendaratan darurat pesawat Smart Air tipe C208B registrasi PK-SNS di Bandar Udara Douw Aturure Nabire, Papua Tengah, Selasa siang, 27 Januari 2026. Pesawat rute Nabire (NBX) - Kaimana (KNG) tersebut mengalami gangguan pada mesin.

"Pesawat mengalami gangguan pada engine. Kemudian Pilot in Command (PIC) Capt. Tania K memutuskan Return to Base (RTB). Namun dikarenakan thrust power semakin turun, PIC memutuskan mendarat darurat di ujung pantai landasan 17 Bandara Douw Aturure," kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F Laisa dalam keterangan tertulis seperti dilansir Antara, Selasa, 27 Januari 2026.
 


Thrust power atau daya dorong adalah gaya yang dihasilkan mesin pesawat untuk mendorong pesawat maju, lepas landas, dan mempertahankan kecepatan di udara. Lukman menyatakan seluruh penumpang dan awak pesawat berjumlah 13 orang telah dievakuasi dengan selamat ke terminal bandara. Tidak terdapat korban jiwa dalam insiden tersebut. Saat ini sedang dilakukan proses penarikan pesawat ke area pantai.

“Direktorat Jenderal Perhubungan Udara terus melakukan koordinasi intensif melalui UPBU Douw Aturure Nabire dengan operator penerbangan, TNI, kepolisian, serta pihak terkait lainnya untuk memastikan penanganan situasi berjalan dengan aman dan terkendali,” ujarnya.

Lukman menambahkan, pihaknya akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk menginvestigasi penyebab pasti insiden ini.


Ilustrasi Medcom.id

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)