Dua Lagi Penumpang MV Hondius Dinyatakan Positif Hantavirus, Total Kasus 9

Kasus hantavirus dalam wabah di kapal pesiar MV Hondius bertambah menjadi sembilan. (Anadolu Agency)

Dua Lagi Penumpang MV Hondius Dinyatakan Positif Hantavirus, Total Kasus 9

Willy Haryono • 12 May 2026 07:22

Tenerife: Seorang perempuan asal Prancis dan satu pria asal Amerika Serikat dinyatakan positif terinfeksi hantavirus di tengah proses repatriasi penumpang kapal pesiar MV Hondius yang terdampak wabah mematikan.

Menteri Kesehatan Prancis Stephanie Rist pada Senin mengatakan seorang penumpang asal Prancis yang berada di kapal tersebut dinyatakan positif dan kondisinya terus memburuk.

“Yang terpenting adalah bertindak sejak awal dan memutus rantai penularan virus,” kata Rist kepada radio France Inter dan dikutip Al Jazeera, Selasa, 12 Mei 2026.

Ia juga menyebut pemerintah Prancis telah menerbitkan aturan baru untuk memperketat langkah isolasi terhadap kasus kontak guna melindungi masyarakat.

Sejauh ini, empat penumpang Prancis lainnya dinyatakan negatif, sementara otoritas telah mengidentifikasi 22 kasus kontak.

Di Amerika Serikat, Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan menyatakan seorang warga AS dalam penerbangan repatriasi menunjukkan hasil “positif ringan” terhadap virus tersebut, sementara satu penumpang lain mengalami gejala ringan.

Keduanya ditempatkan dalam unit biokontainmen selama penerbangan sebagai langkah pencegahan tambahan. Seluruh 17 penumpang MV Hondius yang tiba di AS akan menjalani pemeriksaan klinis setibanya di negara tersebut.

Dengan dua kasus terbaru hantavirus, total kasus yang dilaporkan kepada Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) kini mencapai sembilan kasus. WHO sejauh ini mengonfirmasi dua kematian dan satu kematian probable terkait wabah tersebut.

Hingga Jumat lalu, empat pasien dilaporkan dirawat di rumah sakit, termasuk satu orang dalam perawatan intensif di Afrika Selatan.

Baca juga:  Prancis Laporkan Kasus Pertama Hantavirus, Kondisi Pasien Memburuk

Evakuasi MV Hondius

MV Hondius masih berlabuh di dekat Pulau Tenerife, Kepulauan Canary, setelah terisolasi selama beberapa pekan akibat wabah hantavirus di kapal pesiar tersebut.

Otoritas kesehatan kini terus melacak dan memantau penumpang yang sempat turun dari kapal sebelum wabah teridentifikasi.

Pada Senin, sebanyak 54 penumpang dan awak masih berada di kapal. Sebanyak 22 orang dijadwalkan turun, sementara 32 lainnya akan tetap berada di kapal untuk perjalanan kembali ke Belanda.

Menteri Kesehatan Spanyol Monica Garcia mengatakan pesawat Belanda yang tiba di Tenerife pada Senin sore akan membawa penumpang yang sebelumnya dijadwalkan dievakuasi menggunakan pesawat Australia.

Gejala Hantavirus

Hantavirus dapat menyebabkan gangguan pernapasan serius dan umumnya ditularkan melalui hewan pengerat, meski dalam kasus tertentu dapat menular antarmanusia.

Gejala dapat muncul dalam satu hingga delapan minggu setelah paparan, termasuk sakit kepala, demam, menggigil, gangguan pencernaan, dan sesak napas.

WHO menyebut varian Andes yang ditemukan dalam wabah MV Hondius memiliki tingkat kematian mencapai 40 hingga 50 persen, terutama pada kelompok lanjut usia.

WHO juga merekomendasikan masa karantina selama 42 hari bagi para penumpang kapal. Meski demikian, para ahli menekankan masyarakat tidak perlu panik karena virus tersebut dinilai jauh lebih sulit menular dibanding Covid-19.

Kepala ilmuwan Badan Keamanan Kesehatan Inggris, Robin May, mengatakan risiko bagi masyarakat umum masih “sangat rendah.”

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)