Pendapatan Bluebird Tumbuh 10,9% Jadi Rp4,57 Triliun hingga September 2026

Ilustrasi. Foto: Blue Bird.

Pendapatan Bluebird Tumbuh 10,9% Jadi Rp4,57 Triliun hingga September 2026

Ade Hapsari Lestarini • 3 November 2026 15:24

Jakarta: PT Blue Bird Tbk (BIRD) membukukan pendapatan sebesar Rp4,57 triliun hingga kuartal III-2026. Angka ini tumbuh 10,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Capaian ini mencerminkan kinerja bisnis yang tetap terjaga di tengah dinamika industri mobilitas. Momentum pertumbuhan juga terlihat pada kuartal III, ketika EBITDA Perseroan meningkat sekitar 16 persen secara tahunan menjadi Rp377,5 miliar.

Secara kumulatif, EBITDA hingga September 2026 mencapai Rp1,09 triliun, tumbuh 9,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kinerja tersebut didukung oleh portofolio layanan Bluebird Group yang menjangkau beragam kebutuhan mobilitas pelanggan.

Dengan pertumbuhan yang terjaga pada lini taksi maupun non-taksi, Perseroan terus mengoptimalkan produktivitas armada, memperluas akses pemesanan, dan memperkuat fondasi pertumbuhan jangka panjang.

Direktur Utama Blue Bird, Andre Djokosoetono, mengatakan, pertumbuhan bisnis harus berjalan seiring dengan kemampuan mengelola operasional secara produktif dan menjaga kualitas layanan.

"Karena itu, kami terus mengoptimalkan pemanfaatan armada, menyesuaikan ketersediaannya dengan kebutuhan pelanggan, serta mengembangkan pilihan layanan yang relevan. Dengan pendekatan ini, kami ingin memastikan pertumbuhan yang dicapai dapat menjadi fondasi bisnis yang sehat dan berkelanjutan," jelas Direktur Utama Blue Bird, Andre Djokosoetono, dalam keterangan tertulis, Selasa, 3 November 2026.


Ilustrasi. Foto: dok Blue Bird.
 

Layanan taksi menjadi kontributor utama


Layanan taksi menjadi kontributor utama dengan porsi sekitar 70 persen terhadap total pendapatan Perseroan dan tumbuh 11,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, layanan non-taksi yang mencakup shuttle, rental mobil dan bus, serta layanan mobilitas lainnya berkontribusi sekitar 30 persen terhadap pendapatan, dengan pertumbuhan sebesar 10,1 persen secara tahunan.

Pada layanan taksi, Bluebird Group memperkuat pilihan perjalanan dengan kehadiran Bluebird Prime yang melengkapi layanan taksi Bluebird dan Silverbird. Sejak diluncurkan pada Juli 2026, Bluebird Prime melengkapi portofolio menawarkan layanan yang lebih nyaman.

Jangkauan operasionalnya juga telah sampai ke enam wilayah, yaitu Jadetabek, Bandung, Surabaya, Medan, Bali, dan Semarang. Di segmen non-taksi, Cititrans terus mencatatkan pertumbuhan pendapatan pada kuartal III melalui optimalisasi jadwal keberangkatan, utilisasi armada, dan efisiensi layanan.

Bigbird juga memperlihatkan perkembangan permintaan dari korporasi dan perjalanan rombongan dari berbagai kegiatan. Ini menunjukkan beragam layanan Bluebird Group mampu menjangkau kebutuhan mobilitas yang berbeda. Selain pengembangan layanan, Bluebird Group terus memperkuat kemudahan akses melalui aplikasi MyBluebird, kolaborasi dengan mitra pemesanan digital, serta jaringan pangkalan yang luas.

Pendekatan Multi-Channel ini memungkinkan Perseroan menjangkau lebih banyak pelanggan di berbagai titik sekaligus mendukung ketersediaan armada dengan kebutuhan mobilitas di berbagai wilayah. Optimalisasi juga dilakukan melalui pengelolaan siklus hidup armada. Hingga kuartal III-2026, keuntungan penjualan aset tetap meningkat 38,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pada periode yang sama, Perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp474 miliar hingga September 2026. Memasuki kuartal IV, Bluebird Group terus mempersiapkan kapasitas dan kesiapan operasional untuk mengantisipasi berbagai kebutuhan mobilitas masyarakat. Momentum perjalanan akhir tahun, normalisasi aktivitas pendidikan, serta penambahan armada menjadi bagian dari upaya Perseroan dalam mengoptimalkan peluang permintaan di berbagai segmen pelanggan.

"Ke depan, kami akan terus memperkuat kemampuan operasional dan mengembangkan layanan sesuai kebutuhan pelanggan. Dengan dukungan pengemudi profesional, armada yang terawat, dan sistem mobilitas yang terintegrasi, kami berkomitmen menjaga kepercayaan pelanggan sekaligus membangun pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan," jelas Andre.

(Ade Hapsari Lestarini)