Kemenkes Siapkan Rumah Oksigen hingga Mobil Keliling di Wilayah Terdampak Karhutla

Direktur Kesehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan Dr. dr. Ten Suyanti (kanan) bersama Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton Panjaitan. Foto: Antara.

Kemenkes Siapkan Rumah Oksigen hingga Mobil Keliling di Wilayah Terdampak Karhutla

Gabriella Thesa Widiari • 22 October 2026 19:01

Jakarta: Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyiapkan ratusan fasilitas rumah oksigen serta layanan mobil keliling untuk memberikan pertolongan cepat bagi masyarakat terdampak kabut asap. Langkah medis ini disiagakan di berbagai daerah yang mengalami kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

"Fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang merasakan keluhan sesak napas, penurunan saturasi oksigen, atau ketidaknyamanan akibat polusi asap karhutla untuk segera mendapatkan pertolongan pertama," kata Direktur Kesehatan Lingkungan Kemenkes Ten Suyanti dilansir dari Antara, Kamis, 22 Oktober 2026.

Selain fasilitas kesehatan yang terintegrasi di puskesmas, pemerintah daerah juga mengoperasikan layanan jemput bola berupa armada mobil keliling. Masyarakat dapat memantau sebaran lokasi rumah oksigen secara langsung melalui aplikasi khusus yang disediakan pemerintah.

"Bisa dicek lokasinya melalui aplikasi itu, titiknya di mana saja, dan ini bebas diakses publik ya," ujar Ten Suyanti.


Ilustrasi tabung oksigen. Foto: dok. Antara. 

Layanan medis darurat tersebut kini telah diperluas hingga menjangkau 491 titik lokasi di enam provinsi prioritas. Wilayah penanganan difokuskan di Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.

Langkah penyiapan fasilitas kesehatan darurat tersebut dilakukan seiring melonjaknya dampak kesehatan akibat paparan kabut asap di daerah. Kemenkes mencatat akumulasi kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat karhutla telah menembus 333.470 kasus dengan penderita harian mencapai 4.522 orang.

(Gabriella Thesa Widiari)