Surya Paloh Sebut Petani NasDem Bisa jadi Sumbangsih Pembangunan Negeri

Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh di NasDem Tower, Jakarta Pusat, Kamis, 22 Oktober 2026. Foto: Metro TV/Nattasya Amani.

Surya Paloh Sebut Petani NasDem Bisa jadi Sumbangsih Pembangunan Negeri

Nattasya Amani Vrazeti • 22 October 2026 12:17

Jakarta: Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menyebut Petani Partai NasDem bisa menjadi sumbangsih bagi pembangunan negeri. Hal ini disampaikannya usai pelantikan pengurus DPP Petani NasDem periode 2026-2029 di NasDem Tower, Jakarta.

"
Kalau ini bisa konsisten berlangsung dari waktu ke waktu, ini sumbangsih yang besar bagi pembangunan negeri ini, ya,” kata Surya Paloh di NasDem Tower, Jakarta Pusat, Kamis, 22 Oktober 2026.

Surya Paloh mengatakan meski pembinaan Petani NasDem ini tergolong baru, langkah awal tersebut dinilai sebuah permulaan yang sangat baik dengan potensi besar. Sebagai langkah nyata dalam memberikan pendampingan, Surya Paloh menyebut kehadiran organisasi sayap partai seperti Petani NasDem diharapkan mampu menjadi jembatan komunikasi yang intensif.

“Tugas utama mereka adalah merasakan bagaimana arti dan perasaan yang ada yang sejujur-jujurnya dirasakan oleh para petani kita di negeri ini,” ungkap Surya Paloh.

Menurut Surya Paloh, kerja keras para petani dan nelayan sangat krusial agar tidak mengalami kepunahan motivasi, yang dinilai bisa menjadi bencana bagi ketahanan bangsa.

Dia menekankan Indonesia dikaruniai potensi alam dan kontur tanah yang sangat subur untuk mengelola berbagai macam tanaman, mulai dari sawit, karet, kopi, hingga cokelat, yang harus dioptimalkan oleh para petani.

Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh di NasDem Tower, Jakarta Pusat, Kamis, 22 Oktober 2026. Foto: Metro TV.

Lebih lanjut, Surya Paloh menegaskan profesi petani dan nelayan merupakan tumpuan harapan utama bagi bangsa Indonesia. Maka itu, harus terus didukung dan dimuliakan.

“Ini jelas bagi kita. Merekalah sebenarnya merupakan tumpuan harapan kita sebagai satu bangsa,” ujar Surya Paloh.

(Siti Yona Hukmana)