Potensi Besar Ekonomi Syariah, MES Dorong Peluang Usaha di Daerah

Ilustrasi. Foto: Magnific.

Potensi Besar Ekonomi Syariah, MES Dorong Peluang Usaha di Daerah

Ade Hapsari Lestarini • 5 October 2026 16:10

Jakarta: Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Rosan Roeslani menilai pengembangan ekonomi syariah di Indonesia masih memiliki potensi besar untuk dioptimalkan. Menurutnya, pengembangan ekonomi syariah perlu terus didorong sejalan dengan besarnya populasi muslim di Indonesia.

Saat ini, MES telah terbentuk di 149 kabupaten/kota yang tersebar di 31 provinsi serta memiliki 23 perwakilan di luar negeri. Jaringan tersebut menjadi salah satu fondasi untuk memperluas jangkauan dan pemahaman masyarakat mengenai ekonomi syariah.

"Ekonomi syariah ini bukan hanya menjadi pengetahuan buat masyarakat, tetapi juga bisa menjadikan bagian kehidupan dan bagian dari perkembangan ekonomi syariah di dunia," ujar Rosan dalam keterangannya, dikutip dari akun Instagram @rosanroeslani, Senin, 5 Oktober 2026.


Ketua MES Rosan Roeslani. Foto: Metrotvnews.com/Duta Erlangga.
 

 

Wadah kolaborasi dan peluang usaha


Rosan mengatakan peluang pengembangan ekonomi syariah di Indonesia sangat besar, tetapi membutuhkan kecermatan dalam menangkap berbagai kesempatan yang ada.

Menurut dia, program-program di daerah, seperti yang dilakukan MES Jawa Tengah, dapat berperan dalam membuka peluang bisnis dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

"Peluang atau kesempatan di kita ini banyak, tetapi kadang-kadang kita melihatnya kurang jeli. Jadi program-program dari Masyarakat Ekonomi Syariah Jawa Tengah ini menjadi hal yang sangat-sangat penting ke depannya," tambah Rosan.

MES berkomitmen menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat untuk mendorong inovasi serta memperluas ekosistem ekonomi syariah secara berkelanjutan.

(Ade Hapsari Lestarini)