Dugaan Keracunan Gas di Karawang: Bahan Kimia Tumpah ke Saluran Air Saat Hujan
P Aditya Prakasa • 30 October 2026 16:01
Bandung: Puluhan warga Desa Kutamekar dan Desa Kutanegara, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, dilaporkan mengalami sesak napas dan mual pada Kamis pagi, 29 Oktober 2026. Insiden ini diduga kuat akibat keracunan gas dari kebocoran senyawa kimia Trichloroisocyanuric Acid (TCCA) di kawasan industri PT Pindo Deli Pulp and Paper Mills 2.
Berdasarkan laporan awal kepolisian, senyawa kimia berbahaya tersebut disimpan di area terbuka tanpa perlindungan atap yang memadai. Sebagian material kimia itu dilaporkan tumpah dan masuk ke dalam saluran drainase pabrik sebelum hujan deras mengguyur kawasan tersebut.
Kasi Humas Polres Karawang Ipda Muh Asim menjelaskan, paparan air hujan terhadap bahan kimia TCCA diduga kuat memicu reaksi pelepasan uap klorin berkonsentrasi tinggi yang beraroma sangat menyengat.
"Saat kejadian, kondisi cuaca sedang hujan. Bahan kimia yang terkena air tersebut diduga menimbulkan reaksi kimia yang menghasilkan bau menyengat hingga terbawa angin ke permukiman warga," ujar Asim dikutip dari keterangan resmi, Jumat, 30 Oktober 2026.

Penanganan korban diduga keracunan gas di RS Rosela Karawang. (Metro TV)
Aroma gas menyengat tersebut dengan cepat mengepung permukiman penduduk yang berada di radius dekat pabrik. Akibatnya, warga yang mayoritas anak-anak dan lansia mengeluhkan sesak napas akut, pusing, hingga muntah-muntah, sehingga langsung dievakuasi ke sejumlah fasilitas kesehatan terdekat.
"Warga yang terdampak telah mendapatkan penanganan medis darurat di beberapa fasilitas kesehatan, antara lain Klinik Perusahaan PT Pindo Deli 2, Klinik Desa Kutamekar, dan Rumah Sakit Rosella Karawang," jelas Asim.
Hingga saat ini, pihak manajemen perusahaan bersama aparatur pemerintah desa setempat masih melakukan pendataan komprehensif terkait jumlah pasti warga yang menjadi korban insiden pencemaran udara tersebut.
"Sebagai langkah penanganan awal, pihak perusahaan melakukan sterilisasi di area terdampak, termasuk melakukan penyemprotan dan pengenceran senyawa kimia menggunakan armada mobil pemadam kebakaran milik PT Pindo Deli 2," ucap Asim.
Polres Karawang menegaskan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di sekitar lokasi pabrik saat ini terpantau aman dan kondusif. Meski demikian, penyelidikan menyeluruh bersama dinas lingkungan hidup dan instansi teknis terkait terus digulirkan untuk mengusut dugaan pelanggaran prosedur operasional standar (SOP) penyimpanan bahan berbahaya dan beracun (B3).