Pemberdayaan UMKM Pesisir Dorong Ekonomi Lokal di Mataram

Ilustrasi pelatihan Peningkatan Kapasitas UMKM di Kawasan Wisata Pantai Viral Bagek Kembar. Foto: Dok PLN EPI

Pemberdayaan UMKM Pesisir Dorong Ekonomi Lokal di Mataram

Eko Nordiansyah • 30 September 2026 15:38

Jakarta: PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) mendorong pemberdayaan masyarakat melalui berbagai implementasi tanggung jawab sosial yang berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Salah satunya program Bagek Kembar Berdaya di kawasan Pantai Bagek Kembar, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat.

Program Bagek Kembar Berdaya berangkat dari kondisi kawasan pesisir yang berada di Ring 1 Program Gasifikasi PLN EPI dan sebelumnya belum tertata secara optimal. Fasilitas pendukung wisata masih terbatas, lapak UMKM masih sederhana, pengelolaan sampah belum optimal, serta kapasitas pelaku usaha dan promosi wisata masih perlu diperkuat.

“Melalui Bagek Kembar Berdaya, kami tidak hanya melakukan penataan kawasan, tetapi juga memperkuat kapasitas masyarakat agar potensi wisata pesisir dapat tumbuh menjadi sumber ekonomi yang dikelola dan dikembangkan bersama,” ujar Sekretaris Perusahaan PLN EPI Mamit Setiawan dalam keterangan tertulis, Rabu, 30 September 2026.

Melalui program tersebut, PLN EPI melakukan penataan kawasan dengan menghadirkan landmark, 43 kios UMKM, dan fasilitas umum. Penguatan infrastruktur dilengkapi dengan peningkatan kapasitas kepada 39 pelaku UMKM, antara lain terkait legalitas usaha, gizi, dan pemasaran digital, serta penguatan kelembagaan Pokdarwis Pantai Viral.

Program Bagek Kembar Berdaya meraih dua penghargaan Platinum dalam ajang Indonesian CSR Awards (ICA) dan Indonesian SDGs Awards (ISDA) 2026. Proses penilaian ICA dilakukan secara komprehensif, termasuk melalui site visit dewan juri CFCD ke lokasi program untuk melihat secara langsung implementasi serta manfaat program bagi masyarakat.

Mamit mengatakan capaian tersebut menjadi dorongan bagi perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas program TJSL agar menghasilkan manfaat yang terukur dan berkelanjutan bagi masyarakat. Menurut Mamit, transformasi pengelolaan TJSL PLN EPI dari program yang berorientasi pada bantuan menuju pemberdayaan yang mendorong kemandirian masyarakat.

“Bagi kami, keberhasilan program TJSL bukan hanya diukur dari apa yang dibangun atau berapa bantuan yang diberikan, tetapi dari perubahan yang tercipta dan kemampuan masyarakat untuk melanjutkan manfaat tersebut secara mandiri. Karena itu, kolaborasi dan keberlanjutan menjadi bagian penting dalam setiap program yang kami kembangkan,” tambah Mamit.


(PLN EPI meraih tiga penghargaan dalam ajang ICA dan ISDA 2026. Foto: Dok PLN EPI)

Dukung pencapaian SDGs

Sementara pada Indonesian SDGs Awards (ISDA) 2026, PLN EPI kembali meraih Platinum untuk kategori SDG 8 – Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui program yang sama. Bagek Kembar Berdaya mendorong peningkatan kapasitas dan aktivitas ekonomi UMKM sekaligus pengembangan kawasan wisata yang dikelola dengan melibatkan masyarakat setempat.

Selain berkontribusi terhadap SDG 8, implementasi program juga memiliki keterkaitan dengan SDG 1 Tanpa Kemiskinan, melalui penguatan peluang ekonomi masyarakat, SDG 10 Berkurangnya Kesenjangan, melalui pemberdayaan masyarakat pesisir; serta SDG 11 Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan, melalui penataan dan pengembangan kawasan wisata berbasis masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Gas dan BBM PLN EPI Erma Melina Sarahwati memperoleh penghargaan khusus Bakti Perempuan bagi Perusahaan, Komunitas, dan Negeri (Berbakti) Tahun 2026 dalam kategori Women of Excellence in Corporate Leadership Driving Energy Security for a Sustainable Future.

Penghargaan tersebut menjadi apresiasi terhadap kepemimpinan perempuan dalam dunia korporasi, khususnya perannya dalam mendorong penguatan ketahanan energi dan keberlanjutan. Bagi PLN EPI, apresiasi tersebut juga mencerminkan pentingnya peran kepemimpinan perempuan dalam mendukung transformasi sektor energi.

“Capaian tiga penghargaan tersebut memperkuat komitmen PLN EPI untuk menjalankan bisnis energi yang berjalan beriringan dengan penciptaan nilai sosial dan lingkungan. Melalui pemberdayaan masyarakat serta kepemimpinan yang mendorong ketahanan energi, PLN EPI terus membangun ekosistem energi yang andal, inklusif, dan berkelanjutan bagi Indonesia,” ujar dia.

(Eko Nordiansyah)