Danantara Perkuat Pasokan Elpiji dan Pupuk Lewat Koperasi Desa

Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Foto: Antara.

Danantara Perkuat Pasokan Elpiji dan Pupuk Lewat Koperasi Desa

Husen Miftahudin • 27 October 2026 14:01

Jakarta: Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) bersama Danantara memperkuat sinergi antar-BUMN untuk mendukung program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Kolaborasi ini diarahkan untuk memperluas akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok dan barang bersubsidi, termasuk LPG (elpiji), minyak goreng MinyaKita, dan pupuk.
 
Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria mengatakan koperasi desa dan kelurahan diharapkan menjadi pusat distribusi barang bersubsidi sesuai arahan Presiden.
 
"Visi Presiden itu sentral distribusi untuk setiap yang namanya bersubsidi itu lewat Kopdes (Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih/KDKMP). Artinya, data itu akan ada di Kopdes itu nanti," ujar Dony dikutip dari Antara, Selasa, 27 Oktober 2026.
 
Dukungan terhadap program KDKMP dilakukan melalui kolaborasi PT Pertamina Patra Niaga dan Pupuk Indonesia Holding Company (PIHC). Kedua perusahaan memperkuat ekosistem distribusi energi dan pangan melalui jaringan koperasi desa dan kelurahan.
 
Untuk mengoordinasikan dukungan tersebut, Dony menggelar rapat bersama jajaran direksi Pertamina Patra Niaga dan PIHC. "Kita suplai karena dampaknya untuk masyarakat benar-benar langsung. Jadi manfaat koperasinya benar-benar nyata. Jadi sudah berjalan terus," kata Dony.
 


Transformasi BUMN Berhasil, Danantara: Laba Naik 18,4%

(Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria. Foto: dok BUMN)

 

Penyaluran disesuaikan dengan kebutuhan

 
Dalam pelaksanaannya, penyaluran pupuk kepada koperasi tercatat memiliki volume pesanan rata-rata 4-5 ton per koperasi. Sementara itu, distribusi elpiji disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing koperasi untuk menjaga ketersediaan pasokan dan memudahkan masyarakat memperoleh energi.
 
Selain pupuk dan elpiji , penyaluran MinyaKita juga menjadi bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok melalui jaringan KDKMP.
 
BP BUMN bersama Danantara berkomitmen melanjutkan kolaborasi antar-BUMN untuk mendukung pelaksanaan program tersebut secara optimal dan berkelanjutan.
 
Sinergi ini diharapkan dapat memperkuat distribusi barang bersubsidi sekaligus mendorong koperasi menjadi penggerak kegiatan ekonomi di desa dan kelurahan.

(Husen Miftahudin)