Generasi Muda Diajak Berani Bermimpi di Tengah Keterbatasan

Ilustrasi. Foto: Freepik.com.

Generasi Muda Diajak Berani Bermimpi di Tengah Keterbatasan

Fachri Audhia Hafiez • 29 September 2026 20:06

Jakarta: Generasi muda diajak tidak takut memiliki cita-cita tinggi. Meskipun berangkat dari keterbatasan ekonomi.

"Saya berharap anak-anak muda Indonesia yang membacanya berani bermimpi, dan saat mereka berhasil nanti, mau mengulurkan tangan untuk orang berikutnya,” kata penulis buku, Ridwan, dikutip melalui keterangan tertulis, Selasa, 29 September 2026.
 


Hal itu disampaikan Ridwan saat peluncuran memoar edisi bahasa Inggris berjudul A Farm Laborer’s Son: An Indonesian Immigrant’s Journey of Hope, Family, and the American Dream. Buku ini menjadi lecutan inspirasi bagi generasi muda Indonesia untuk tidak takut memiliki cita-cita tinggi.

“Lewat buku ini, saya ingin menunjukkan bahwa mimpi besar tidak harus lahir dari keluarga berada," kata Ridwan.

Buku setebal 250 halaman ini merangkum rekam jejak perjuangan Ridwan, anak buruh tani asal Trowulan, Mojokerto, Jawa Timur, yang gigih menembus batas hingga sukses membangun karier di California, Amerika Serikat. Perjalanannya dimulai dari belajar membaca lewat bungkus sabun, mengajar anak-anak desa di gubuk bambu, hingga menjadi tenaga housekeeping dan kini menjabat pengelola kantor klinik penyakit dalam di Palm Springs.

Ridwan mengungkapkan, titik balik keberhasilannya bertahan hidup di perantauan tidak terlepas dari restu dan doa almarhumah ibundanya yang wafat usai berjuang melawan kanker payudara.

“Emak pernah mendoakan saya, ‘Semoga kamu dicintai orang-orang di sekitarmu di manapun kamu berada, Nak.’ Doa itu yang menemani saya dari Trowulan sampai California,” ujar Ridwan.


Penulis buku. Foto: Dok. Istimewa.

Respons positif turut datang dari penyanyi internasional asal Indonesia, Anggun C. Sasmi, yang memberikan kata pengantar khusus dalam edisi bahasa Inggris ini. Anggun menilai kisah perjuangan Ridwan menghadirkan lentera harapan bagi siapapun yang sedang berjuang mencapai asa.

Buku yang dilengkapi dokumentasi foto keluarga lintas zaman 1970–2026 ini diterbitkan secara global melalui Amazon dan Lulu dalam format paperback, hardcover, serta Kindle. Lewat karya ini, Ridwan juga menggerakkan aksi nyata bagi pendidikan Tanah Air melalui inisiatif Diaspora Indonesia Nurturing Opportunities (DINO).

(Fachri Audhia Hafiez)