Kampanye edukasi pencegahan rabies dalam rangka menyambut World Rabies Day. Istimewa
Edukasi Masyarakat dan Pemilik Hewan Kunci Pencegahan Rabies
Whisnu Mardiansyah • 27 September 2026 20:04
Bekasi: Peringatan World Rabies Day 2026 menjadi momentum Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Jawa Barat 5 mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pencegahan rabies. Mengusung semangat “Stronger Together”, PDHI Jabar 5 menggelar rangkaian kegiatan yang melibatkan pemilik hewan kesayangan, komunitas, tenaga kesehatan hewan, hingga masyarakat umum.
Edukasi mengenai pencegahan rabies dilakukan melalui kegiatan vaksinasi dan aktivitas bersama masyarakat. Salah satu kegiatan utama berupa vaksinasi rabies terhadap lebih dari 1.000 ekor hewan, terdiri atas anjing, kucing, monyet, dan musang.
Vaksinasi tersebut sekaligus menjadi sarana untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan hewan peliharaan. Perlindungan terhadap hewan menjadi bagian penting dalam upaya mencegah penyebaran rabies.
Kesadaran pemilik hewan untuk melakukan vaksinasi secara bertanggung jawab juga menjadi bagian penting dalam pencegahan rabies. Upaya tersebut perlu dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya ketika kegiatan vaksinasi massal digelar.
Ketua PDHI Jabar 5 sekaligus pemilik Awal Care Vet Clinic, Mirjawal, mengatakan edukasi mengenai rabies perlu menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
“Rabies bukan hanya persoalan hewan. Rabies adalah persoalan kesehatan masyarakat. Karena itu, pencegahannya juga tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Dokter hewan, pemerintah, tenaga kesehatan, komunitas, pemilik hewan, dan masyarakat harus bergerak bersama,” ujar Mirjawal dalam keterangan tertulisnya, Minggu, 27 September 2026.
Menurut Mirjawal, vaksinasi merupakan salah satu langkah penting untuk membangun perlindungan terhadap rabies. Namun, pemberian vaksin perlu disertai kesadaran pemilik hewan untuk menjaga kesehatan dan melakukan perawatan secara bertanggung jawab.
“Hari ini kami tidak hanya ingin memberikan vaksin, tetapi juga menanamkan kesadaran. Karena satu vaksinasi mungkin melindungi satu hewan, tetapi satu kesadaran dapat melindungi satu keluarga, bahkan satu komunitas,” tegas Mirjawal.
Pesan edukasi tersebut juga disampaikan melalui kegiatan Jalan Santai yang diikuti sekitar lebih dari 150 peserta dari berbagai kalangan.
Peringatan World Rabies Day dipadukan dalam satu rangkaian kegiatan untuk mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya kepedulian terhadap kesehatan hewan sebagai bagian dari kepedulian terhadap kesehatan manusia dan lingkungan.
Mirjawal menambahkan, semangat “Stronger Together” menjadi pengingat pentingnya keterlibatan berbagai pihak dalam mencegah rabies. Edukasi kepada masyarakat diharapkan tidak berhenti pada kegiatan peringatan World Rabies Day, tetapi terus dilakukan secara konsisten.
“Kami ingin membangun gerakan yang lebih besar dari sekadar kegiatan tahunan. Target akhirnya bukan sekadar berapa banyak hewan yang divaksin hari ini, tetapi bagaimana semakin banyak masyarakat memahami bahwa mencegah rabies adalah tanggung jawab kita bersama,” tutupnya.