Bintang/Sofyan Berburu Poin Olimpiade Usai Raih Medali Perak

Atlet voli pantai putra Indonesia Sofyan Rachman Efendi melepaskan pukulan ke pertahanan Mongolia dalam Asian Games Aichi-Nagoya 2026. ANTARA/HO-AINAGOC

Bintang/Sofyan Berburu Poin Olimpiade Usai Raih Medali Perak

Achmad Zulfikar Fazli • 3 October 2026 21:32

Nagoya: Pasangan voli pantai putra Indonesia Bintang Akbar/Sofyan Rachman Efendi langsung membidik turnamen Asian Volleyball Confederation (AVC) setelah meraih medali perak Asian Games Aichi-Nagoya 2026, sebagai bagian dari upaya mengumpulkan poin pemeringkatan menuju Olimpiade. Bintang/Sofyan akan melanjutkan persiapan dengan mengikuti sejumlah turnamen internasional, termasuk agenda AVC di Turki dan Jepang.

"Masih banyak peluang. Rencana pulang ini mereka akan ke Turki. Ada AVC di Turki, kemudian ke Jepang," kata pelatih voli pantai Indonesia Andy Ardiansyah di Hekinan Ryokuchi Beach Court, Hekinan, Jepang, dilansir dari Antara, Sabtu, 3 Oktober 2026.

Menurut Andy, keikutsertaan pada turnamen-turnamen tersebut bukan sekadar menambah pengalaman bertanding, tetapi juga penting dalam perhitungan pemeringkatan menuju Olimpiade.

"Itu untuk pengumpulan poin, pengaruh juga untuk ranking menuju Olimpiade," ujar Andy.

Andy menjelaskan jalur menuju Olimpiade tidak hanya ditentukan melalui pertandingan kualifikasi, tetapi juga berkaitan dengan posisi pasangan dalam pemeringkatan dan akumulasi poin yang diperoleh dari turnamen internasional.

"Ranking, bukan hanya kualifikasi, tetapi secara penghitungan poin masuknya," kata Andy.

Agenda tersebut menjadi tantangan berikutnya bagi Bintang/Sofyan setelah mereka mencatat pencapaian penting di Asian Games dengan membawa Indonesia kembali meraih medali voli pantai putra setelah delapan tahun.

Pada final, Bintang/Sofyan harus mengakui keunggulan pasangan Qatar Cherif Samba/Ahmed Janko melalui pertarungan tiga set dengan skor 1-2 (21-19, 16-21, 8-15).

Sofyan mengatakan target mereka sejak awal adalah meraih medali emas, tetapi cedera yang dialaminya membuat fokus permainan mereka terganggu.

"Target kami sebenarnya medali emas. Tetapi pada set pertama saya mengalami cedera di pergelangan kaki. Sejak saat itu kami kehilangan fokus," ujar Sofyan.

Duet voli pantai putra Indonesia Bintang Akbar/Sofyan Rachman Efendi ditaklukkan pasangan Qatar Cherif Samba/Ahmed Janko pada babak final. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja


Bintang/Sofyan sebenarnya mengawali pertandingan dengan meyakinkan dan merebut set pertama 21-19. Namun, cedera pergelangan kaki yang dialami Bintang memengaruhi konsentrasi pasangan Indonesia.

Qatar memanfaatkan kondisi tersebut untuk mengambil alih permainan dan merebut set kedua 21-16. Pada set penentuan, Samba/Janko kembali tampil lebih tenang sebelum mengunci kemenangan 15-8.

"Set pertama kami menang, tetapi pada set kedua konsentrasi kami mulai hilang karena melihat kondisi partner saya yang mengalami cedera pada pergelangan kaki," kata Bintang.

Meski gagal meraih emas, medali perak tersebut menjadi modal penting bagi Bintang/Sofyan untuk menghadapi persaingan berikutnya. Sofyan mengatakan pengalaman di final Asian Games akan menjadi pelajaran bagi mereka.

(Achmad Zulfikar Fazli)