Kabut Asap Makin Pekat, Sekolah di Palembang Diminta Kembali Terapkan PJJ

Kabut asap akibat kebakaran lahan menyelimuti Kota Palembang beberapa waktu lalu. ANTARA/Edo Purmana

Kabut Asap Makin Pekat, Sekolah di Palembang Diminta Kembali Terapkan PJJ

Silvana Febiari • 3 October 2026 17:22

Palembang: Sekolah di Kota Palembang, Sumatra Selatan, kembali diinstruksikan menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Kebijakan tersebut diberlakukan karena pekatnya kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyelimuti kota tersebut.

"Keputusan mengenai pelaksanaan pembelajaran harus mempertimbangkan kondisi udara terkini," kata Wali Kota Palembang Ratu Dewa di Palembang, dilansir Antara, Sabtu, 3 September 2026.

Dia mengatakan, kebijakan tersebut diambil untuk menjaga kesehatan siswa. Sebab, status pencemaran udara di Kota Palembang saat ini kategori berbahaya.


"Beberapa waktu lalu sempat belajar daring, namun saat ini sudah ada beberapa sekolah yang menerapkan sistem luring atau tatap muka secara langsung," ungkapnya.

Menurutnya, kegiatan belajar di sekolah perlu menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan kebijakan pembelajaran untuk menjaga kesehatan siswa dari kabut asap. Ia meminta pihak sekolah bersama komite sekolah membahas kembali mengenai kondisi pencemaran udara saat ini.

"Hasil pembahasan nantinya dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan apakah kegiatan belajar mengajar secara tatap muka tetap dilanjutkan atau kembali dilakukan dari rumah," ujarnya.


Kabut asap akibat kebakaran lahan menyelimuti Kota Palembang beberapa waktu lalu. ANTARA/Edo Purmana


Ia juga mengimbau masyarakat Kota Palembang untuk menggunakan masker saat melakukan aktivitas di luar rumah. Terutama, jika kondisi kabut asap sudah melampaui ambang batas secara terus menerus tanpa fluktuatif.

"Saya mengimbau masyarakat agar membatasi aktivitas di luar ruangan supaya tidak terpapar kabut asap. Jika terpaksa harus ke luar rumah, sebaiknya menggunakan masker," imbau dia.

(Silvana Febiari)