Wujudkan Indonesia Emas 2045, IFG Dorong Penguatan SDM dan Kepemimpinan
Husen Miftahudin • 25 June 2026 11:20
Jakarta: Indonesia Financial Group (IFG) menegaskan komitmen untuk membangun sumber daya manusia (SDM) yang profesional, berintegritas, dan memiliki wawasan kebangsaan melalui partisipasi dalam Program Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan (PPNK) Angkatan 118 Kolaboratif Tahun 2026.
Program yang diselenggarakan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) itu mengangkat tema "Memperkokoh Nilai-Nilai Kebangsaan dengan Meningkatkan Kolaborasi Lintas Sektor untuk Mewujudkan Indonesia Emas 2045".
Direktur SDM IFG Rizal Ariansyah yang hadir dalam program tersebut menekankan pentingnya model kepemimpinan yang adaptif, kolaboratif, serta berlandaskan nilai-nilai kebangsaan untuk menghadapi dinamika global, percepatan transformasi teknologi, dan tantangan pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.
"Di tengah perubahan yang berlangsung semakin cepat, organisasi membutuhkan pemimpin yang tidak hanya unggul secara profesional, tetapi juga memiliki integritas, semangat kolaborasi, dan wawasan kebangsaan yang kuat," ujar Rizal seperti dikutip dari keterangan tertulis, Kamis, 25 Juni 2026.
Ia menambahkan, kualitas SDM menjadi fondasi utama untuk memperkuat daya saing organisasi sekaligus menopang ketahanan ekonomi dan pembangunan nasional.
Rizal menilai tantangan masa depan tidak dapat diselesaikan melalui pendekatan sektoral semata. Karena itu, dibutuhkan sinergi lintas sektor yang melibatkan pemerintah, BUMN, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat.
Menurut dia, pendekatan whole-of-nation menjadi strategi penting karena menempatkan seluruh elemen bangsa dalam satu upaya kolektif untuk memperkuat ketahanan nasional.

(IFG Life. Foto: dok Istimewa)
Program yang diselenggarakan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) itu mengangkat tema "Memperkokoh Nilai-Nilai Kebangsaan dengan Meningkatkan Kolaborasi Lintas Sektor untuk Mewujudkan Indonesia Emas 2045".
Direktur SDM IFG Rizal Ariansyah yang hadir dalam program tersebut menekankan pentingnya model kepemimpinan yang adaptif, kolaboratif, serta berlandaskan nilai-nilai kebangsaan untuk menghadapi dinamika global, percepatan transformasi teknologi, dan tantangan pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.
"Di tengah perubahan yang berlangsung semakin cepat, organisasi membutuhkan pemimpin yang tidak hanya unggul secara profesional, tetapi juga memiliki integritas, semangat kolaborasi, dan wawasan kebangsaan yang kuat," ujar Rizal seperti dikutip dari keterangan tertulis, Kamis, 25 Juni 2026.
Ia menambahkan, kualitas SDM menjadi fondasi utama untuk memperkuat daya saing organisasi sekaligus menopang ketahanan ekonomi dan pembangunan nasional.
Rizal menilai tantangan masa depan tidak dapat diselesaikan melalui pendekatan sektoral semata. Karena itu, dibutuhkan sinergi lintas sektor yang melibatkan pemerintah, BUMN, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat.
Menurut dia, pendekatan whole-of-nation menjadi strategi penting karena menempatkan seluruh elemen bangsa dalam satu upaya kolektif untuk memperkuat ketahanan nasional.
| Baca juga: Biaya Pendidikan Terus Naik, Perencanaan Keuangan Jadi Kunci |

(IFG Life. Foto: dok Istimewa)
Perkuat kapasitas kepemimpinan di tengah dinamika ekonomi global
Gubernur Lemhanas Ace Hasan Syadzily mengapresiasi komitmen direksi IFG beserta anggota holding yang konsisten mengikuti Program PPNK. Ace menilai kolaborasi antara Lemhannas RI dan IFG menjadi langkah strategis dalam menyiapkan pemimpin yang mampu mengintegrasikan kepentingan korporasi dan kepentingan nasional.
"Kami mengapresiasi komitmen Direksi IFG dan anggota holding yang secara konsisten mengikuti Program Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan. Melalui program ini, kami berharap para peserta dapat memperkuat karakter kebangsaan, integritas, dan kapasitas kepemimpinan di tengah dinamika geopolitik dan ekonomi global," ujar Ace.
Ia menegaskan, kepemimpinan berwawasan kebangsaan dan kolaborasi lintas sektor menjadi elemen penting dalam memperkuat ketahanan nasional, termasuk ketahanan ekonomi, untuk mendukung visi Indonesia Emas 2045.
Melalui partisipasi dalam Program PPNK Lemhannas RI, IFG berharap dapat terus berkontribusi mencetak pemimpin masa depan yang profesional, adaptif, dan berintegritas.
Langkah tersebut selaras dengan peran IFG sebagai holding BUMN di sektor asuransi, penjaminan, dan investasi yang berkomitmen mendukung pembangunan nasional serta memperkuat ketahanan ekonomi Indonesia secara berkelanjutan.