Topan Mekkhala Dekati Jepang, Jutaan Warga Diminta Waspada Banjir dan Longsor

Jepang siaga menghadapi Topan Mekkhala yang mendekati pantai timur. (Anadolu Agency)

Topan Mekkhala Dekati Jepang, Jutaan Warga Diminta Waspada Banjir dan Longsor

Willy Haryono • 27 June 2026 14:15

Tokyo: Jepang tetap berada dalam status siaga tinggi pada Sabtu, 27 Juni 2026, ketika Topan Mekkhala bergerak mendekati pantai timur negara itu, sementara Topan Higos melemah menjadi depresi tropis.

Otoritas Jepang memperingatkan ancaman hujan deras, banjir, dan tanah longsor masih berlanjut di sejumlah wilayah Negeri Sakura.

Badan Meteorologi Jepang (JMA) menyatakan Higos sempat melintasi wilayah dekat Tokyo sebelum melemah, sedangkan Topan Mekkhala yang lebih kuat bergerak ke arah timur laut di sepanjang pesisir Pasifik dan berpotensi mencapai daratan pada Sabtu.

Melansir Kyodo News, JMA memperkirakan curah hujan hingga 250 milimeter di wilayah Tokai dan sekitar 200 milimeter di kawasan Kanto-Koshin, termasuk Tokyo, hingga Minggu pagi.

Cuaca ekstrem tersebut terjadi setelah hujan deras selama beberapa hari terakhir yang dipicu oleh dua topan dan front hujan musiman.

Di Prefektur Yamaguchi, satu orang dilaporkan hilang dan beberapa lainnya mengalami luka-luka setelah tanah longsor menghancurkan sebuah rumah pada Jumat.

Sementara itu, lebih dari dua juta warga di 13 prefektur di Jepang bagian barat telah berada di bawah perintah evakuasi sejak Jumat seiring meningkatnya risiko cuaca ekstrem.

Pemerintah juga mengeluarkan peringatan keselamatan darurat Level 5, tingkat tertinggi di Jepang, untuk sebagian wilayah Seika di Prefektur Kyoto setelah terjadi tanah longsor lainnya.

Beberapa daerah mencatat curah hujan yang sangat tinggi. Kota Goto di Prefektur Nagasaki menerima sekitar 600 milimeter hujan sejak Selasa, sementara lebih dari 500 milimeter hujan tercatat di sejumlah wilayah Prefektur Kumamoto dan Saga.

Pihak berwenang mengimbau masyarakat tetap waspada karena risiko banjir dan tanah longsor masih tinggi selama Topan Mekkhala melintasi wilayah Jepang.

Baca juga:  Jepang Batalkan 120 Penerbangan Akibat Dua Badai Tropis

(Willy Haryono)