Ketua MPR RI Ahmad Muzani membuka Sidang Tahunan MPR 2026. Foto: tangkapan layar YouTube Metro TV.
Ketua MPR: Koperasi Desa Merah Putih Perkuat Ekonomi Kerakyatan
Husen Miftahudin • 14 August 2026 09:26
Jakarta: Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyoroti peran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi masyarakat. Ia mengingatkan, pembangunan ekonomi Indonesia perlu berlandaskan prinsip usaha bersama dan asas kekeluargaan sebagaimana amanat konstitusi.
Menurut Muzani, pembangunan ekonomi tidak semestinya hanya mengandalkan persaingan bebas yang berpotensi membuat kelompok kuat semakin dominan dan kelompok lemah semakin tersisih.
"Konstitusi kita menegaskan perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan. Amanat ini menunjukkan pembangunan ekonomi Indonesia tidak boleh semata-mata diserahkan kepada persaingan bebas yang membuat pihak kuat semakin perkasa dan pihak lemah semakin tersisih," kata Muzani dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD RI 2026 di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026.
Muzani mengatakan koperasi merupakan salah satu sarana untuk menghadirkan demokrasi dalam kehidupan ekonomi. Prinsip tersebut juga relevan dalam pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. "Koperasi merupakan salah satu sarana untuk menghadirkan demokrasi dalam kehidupan ekonomi," ujar dia.
Menurut Muzani, koperasi yang dikelola secara sehat dan profesional dapat memberikan manfaat bagi berbagai kelompok masyarakat. Petani dapat memperkuat posisi tawar, nelayan memperoleh akses pasar, dan pelaku usaha memiliki ruang untuk mengembangkan kegiatan ekonominya.
Koperasi juga dapat membantu memperpendek rantai distribusi kebutuhan pokok sehingga nilai tambah ekonomi dapat lebih banyak dinikmati masyarakat.

Ilustrasi Koperasi Merah Putih. Foto: MI/Usman Iskandar.
Dongkrak perekonomian kerakyatan
Muzani menegaskan koperasi tidak hanya dipandang sebagai badan usaha, tetapi juga menjadi wadah untuk membangun semangat kemajuan bersama.
"Koperasi bukan sekadar badan usaha, koperasi adalah semangat untuk maju bersama," tegas Muzani.
Ia menyampaikan keberhasilan koperasi perlu dilihat dari dampaknya terhadap kegiatan ekonomi masyarakat. Indikator tersebut antara lain kegiatan ekonomi yang produktif, peningkatan pendapatan anggota, tata kelola yang kuat, serta bertambahnya kemandirian masyarakat.
"Karena itu, keberhasilan koperasi diukur oleh kegiatan ekonomi produktif, meningkatnya pendapatan anggota, kuatnya tata kelola, serta bertambahnya kemandirian masyarakat," tuturnya.