Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak. Foto: Antara
Penyelenggaraan Ibadah Haji 2026 Masih sesuai Rencana
M Sholahadhin Azhar • 3 March 2026 17:31
Jakarta: Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak, memastikan persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. Penyelenggaraan disebut masih berjalan sesuai rencana, meski terjadi eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah (Timteng).
“Tidak ada kendala. Sampai hari ini persiapan penyelenggaraan haji berjalan dengan lancar. Belum ada dampak-dampak yang dirasakan terhadap persiapan penyelenggaraan haji,” ujar Wamenhaj Dahnil saat Konsolidasi Perhajian dan Umrah di Asrama Haji Banten, dikutip dari Antara, Selasa, 3 Maret 2026.
Wamenhaj menyampaikan proses persiapan penyelenggaraan haji bahkan telah mencapai sekitar 95 persen. Angka tersebut meliputi akomodasi, transportasi, hingga konsumsi. Pembayaran-pembayaran lain, seperti Armuzna pun, sudah rampung.
Menurut dia, tahapan yang tersisa saat ini adalah proses pengelompokan jamaah atau yang dikenal dalam istilah perhajian sebagai grouping atau pengkloteran jamaah calon haji.
“Tahun ini penyelenggaraannya lebih cepat. Sekitar 95 persen sudah beres persiapannya, tinggal grouping saja. Grouping itu artinya jamaah dikelompokkan dalam kloter-kloter,” kata Wamenhaj.
.jpeg)
Ibadah Haji. Foto: Kemenag.
Wamenhaj Dahnil menjelaskan pengelompokan tersebut merupakan tahapan teknis untuk memastikan pembagian jamaah dalam kelompok terbang (kloter) berjalan sesuai dengan jadwal keberangkatan dan kesiapan layanan di Tanah Suci.
Ia menegaskan pemerintah terus memantau perkembangan situasi di kawasan dan berkoordinasi dengan otoritas terkait guna memastikan penyelenggaraan haji bisa dilaksanakan dengan aman.
“Kami terus memonitor perkembangan situasi. Namun sampai hari ini, persiapan haji Indonesia tidak mengalami hambatan,” ujar Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak.