Peringatan Dini BMKG Besok 27 September 2026, Sumut Siaga Hujan Lebat

Ilustrasi hujan. Foto: Freepik.com.

Peringatan Dini BMKG Besok 27 September 2026, Sumut Siaga Hujan Lebat

Silvana Febiari • 26 September 2026 18:37

Jakarta: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca untuk sejumlah wilayah pada Minggu, 27 September 2026. Masyarakat di daerah yang berpotensi terdampak diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap hujan lebat, banjir, tanah longsor, hingga angin kencang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari akun Instagram @infobmkg, Sumatra Utara (Sumut) menjadi satu-satunya wilayah yang masuk kategori Siaga untuk potensi hujan lebat hingga sangat lebat.

Kondisi tersebut berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, seperti banjir, banjir bandang, dan tanah longsor. Dampaknya dapat mengganggu aktivitas masyarakat, layanan publik, hingga infrastruktur.


Sementara itu, sejumlah wilayah lainnya masuk kategori Waspada dengan potensi hujan berintensitas sedang hingga lebat. Wilayah tersebut meliputi Aceh, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, dan Kepulauan Bangka Belitung di Pulau Sumatera.

Di Pulau Jawa, wilayah yang berstatus Waspada adalah Banten dan Jawa Barat. Kemudian di Kalimantan, wilayah yang perlu mewaspadai potensi hujan sedang hingga lebat meliputi Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara.

Adapun di kawasan Sulawesi dan Papua, wilayah yang masuk kategori Waspada terdiri atas Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua.

Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di wilayah-wilayah tersebut berpotensi menyebabkan genangan, luapan sungai, hingga longsor ringan yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat.

Untuk kategori Awas, BMKG mencatat tidak ada wilayah yang masuk dalam peringatan dini hujan sangat lebat hingga ekstrem pada 27 September 2026.


Ilustrasi hujan. Foto: Dok. Antara.


Selain potensi hujan lebat, BMKG juga mengingatkan adanya potensi angin kencang di enam wilayah, yakni Bali, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, dan Papua Selatan.

BMKG mengimbau masyarakat di wilayah rawan bencana untuk terus memantau perkembangan cuaca dan kondisi lingkungan sekitar. Warga juga diminta menghindari aktivitas di dekat aliran sungai maupun lereng curam ketika hujan deras terjadi.

Informasi terbaru mengenai cuaca, iklim, kualitas udara, gempa bumi, dan tsunami dapat dipantau melalui situs resmi BMKG atau aplikasi InfoBMKG.

(Silvana Febiari)