Ilustrasi grafik gempa bumi. (Anadolu Agency)
Sejak Januari 2026, Bengkulu Diguncang 80 Kali Gempa
Lukman Diah Sari • 25 February 2026 12:37
Kota Bengkulu: Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Kepahiang, Bengkulu, mencatat sejak Januari hingga Februari 2026, telah terjadi 80 aktivitas gempa di wilayah Provinsi Bengkulu. Kekuatan gempa tercatat mencapai magnitudo (M) 4,8.
"Untuk gempa bumi di Bengkulu berdasarkan database tercatat sebanyak 80 kali kejadian gempa dengan magnitudo 1,9 sampai dengan magnitudo 4,8 pada kedalaman 2 hingga 169 kilometer," kata Pengamat Meteorologi dan Geofisika (PMG) Pertama Stasiun Geofisika Kepahiang Tri Rizki Muksida di Kota Bengkulu, Rabu, 25 Februari 2026, melansir Antara.
Ia menyebut bahwa Bengkulu merupakan daerah rawan gempa bumi, karena letak berbatasan langsung dengan zona subduksi aktif Lempeng Indo-Australia dan Eurasia serta dilalui oleh beberapa segmen sesar. Tri mengimbau seluruh masyarakat Bengkulu agar selalu waspada terhadap bahaya gempa bumi dan memahami langkah-langkah mitigasi bencana gempa bumi.
Selain itu, masyarakat diharap selalu mempersiapkan diri untuk melakukan evakuasi apabila sewaktu-waktu merasakan gempa. Serta tidak terpancing dengan informasi yang atau isu-isu yang tidak bertanggungjawab. Diketahui, BMKG Stasiun Geofisika Kepahiang mencatat sejak Januari hingga Desember 2025 telah terjadi gempa bumi di wilayah Provinsi Bengkulu sebanyak 627 kejadian, dengan total sebanyak 32 kejadian gempa yang dirasakan oleh masyarakat di Bengkulu. Untuk kejadian gempa bumi di Provinsi Bengkulu didominasi dengan gempa berkedalaman dangkal dengan rentang magnitudo sebesar 2,0 hingga 4,0.
Kemudian untuk wilayah yang sering terjadi gempa bumi di Provinsi Bengkulu rata-rata berada di Pulau Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, Kabupaten Seluma, Kabupaten Bengkulu Selatan, dan Kabupaten Kaur.