Munas XVIII HIPMI Jadi Momentum Sinergi Pengusaha Muda dan Pemerintah

Presiden Prabowo Subianto membuka Munas XVIII HIPMI. Foto: Istimewa.

Munas XVIII HIPMI Jadi Momentum Sinergi Pengusaha Muda dan Pemerintah

Gabriella Thesa Widiari • 11 June 2026 08:36

Jakarta: Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) XVIII yang berlangsung pada 10–11 Juni 2026 di Bandar Lampung, Lampung. Acara tersebut dibuka langsung oleh Presiden Prabowo Subianto pada Rabu (10/6/2026).

Dalam arahannya, Presiden Prabowo menekankan pentingnya peran pengusaha muda dalam memperkuat fondasi ekonomi Indonesia. Ia menyampaikan bahwa Indonesia memerlukan generasi pengusaha yang berani mengambil risiko dan inovatif.

“Pengusaha muda adalah salah satu kekuatan penting dalam membangun masa depan ekonomi Indonesia. Kita membutuhkan anak-anak muda yang berani mengambil risiko, membangun usaha, membuka lapangan kerja, dan ikut memperkuat kemandirian bangsa," ujar Prabowo, dikutip dari keterangan tertulis, Kamis (11/6/2026).
 

Presiden menegaskan, sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan organisasi kewirausahaan seperti HIPMI menjadi kunci untuk memperluas kesempatan usaha, memperkuat investasi, serta mempercepat pemerataan pertumbuhan ekonomi di daerah.

"Pemerintah akan terus mendorong ekosistem yang memberi ruang bagi pengusaha nasional untuk tumbuh dan menjadi tuan rumah di negeri sendiri,” kata Prabowo.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan, Munas XVIII HIPMI harus menjadi forum konsolidasi gagasan, kaderisasi kepemimpinan, dan penguatan kontribusi pengusaha muda terhadap agenda ekonomi nasional. Ke depan, ia berharap makin banyak pengusaha muda tangguh yang lahir dari HIPMI.

"Tantangan ke depan semakin kompleks. Karena itu, pengusaha muda harus masuk ke sektor-sektor strategis, memperkuat hilirisasi, membangun industri, dan menjadi bagian dari mesin pertumbuhan ekonomi Indonesia," ujar Bahlil.

Lebih lanjut, Ketua Umum BPP HIPMI Akbar Himawan Buchari mengapresiasi kehadiran Presiden Prabowo. Menurutnya, kehadiran kepala negara merupakan bentuk perhatian nyata terhadap peran strategis organisasi sebagai wadah pengusaha muda.

"Munas XVIII ini adalah momentum penting bagi HIPMI untuk memperkuat konsolidasi, menjaga persatuan, serta sebagai momentum dalam Hari Kewirausahaan Nasional," kata Akbar.


Ketua Umum BPP HIPMI Akbar Himawan Buchari. Foto: Istimewa.

Akbar menambahkan, meskipun masa kepengurusannya akan segera berakhir, ia memastikan kepemimpinan HIPMI selanjutnya tetap berada dalam satu garis perjuangan untuk mendukung program-program prioritas pemerintah. Menurutnya, siapa pun yang terpilih nanti harus memiliki komitmen yang sama.

"HIPMI ke depan akan tetap solid dan konsisten mendukung program-program prioritas pemerintah. Siapa pun Ketua Umum HIPMI selanjutnya, semangatnya harus sama: memperkuat peran pengusaha muda sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun ekonomi nasional," tegas Akbar.

Munas XVIII HIPMI tahun ini mengusung tema "Sinergi Pengusaha Muda Membangun Kekuatan Ekonomi Nasional". Tema ini menegaskan komitmen HIPMI untuk memperkuat peran pengusaha muda sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi, pelopor kewirausahaan nasional, serta mitra strategis pemerintah.

Selain menjadi forum konsolidasi organisasi, Munas XVIII HIPMI juga menjadi agenda strategis untuk merumuskan arah organisasi dalam memperkuat ekosistem kewirausahaan nasional sekaligus memilih Ketua Umum BPP HIPMI periode 2026–2029.

Dalam bursa pemilihan kali ini, terdapat empat kandidat yang bersaing, yaitu Reynaldo Bryan, Ade Jona Prasetyo, Afifuddin Kalla, dan Anthony Leong. Keempat calon tersebut telah mengikuti debat terakhir pada 3 Juni 2026 dan kini memasuki tahapan pemilihan puncak dalam Munas XVIII.

(Gabriella Thesa Widiari)