Polisi Kanada Tangkap Pilot Gadungan, Terbang Selama 17 Tahun Tanpa Lisensi

Air Canada kedapatan pekerjakan pilot tanpa lisensi. Foto: Anadolu

Polisi Kanada Tangkap Pilot Gadungan, Terbang Selama 17 Tahun Tanpa Lisensi

Fajar Nugraha • 10 June 2026 17:10

Ottawa: Tanpa lisensi yang sesuai, Geoffrey Wall yang berusia 59 tahun diduga telah menjadi pilot lebih dari 900 penerbangan, membawa puluhan ribu penumpang, dan menghasilkan hampir USD3 juta atau sekitar Rp53 triliun.

“Kapten Air Canada itu telah dituduh melakukan penipuan setelah diduga menerbangkan ratusan penerbangan selama hampir 17 tahun tanpa lisensi yang dibutuhkan,” kata pihak berwenang setempat pada Selasa 9 Juni 2026, seperti dikutip dari Anadolu, Rabu 10 Juni 2026.

“Geoffrey Wall, 59, ditangkap pada 1 Juni setelah penyelidikan penipuan yang dikenal sebagai Proyek Icarus," kata Wakil Kepala Nick Milinovich dalam konferensi pers, menurut CBC News yang berbasis di Ottawa.

Polisi mengatakan, Wall memulai karirnya pada tahun 1998, dan menjadi kapten pada tahun 2009, peran yang membutuhkan lisensi pilot transportasi udara yang diduga tidak pernah diperolehnya.

Penyelidik menduga dia menggunakan lisensi pilot palsu untuk menyesatkan Air Canada dan Transport Canada, dan kemudian mencoba menyembunyikan penipuan tersebut melalui laporan polisi palsu.

Ia menghadapi dakwaan, termasuk penipuan lebih dari USD5.000 atau sekitar Rp89 juta, perbuatan merusak ketertiban umum, dua dakwaan pemalsuan dokumen, dan tiga dakwaan kepemilikan merek dagang palsu.

Polisi meluncurkan penyelidikan pada bulan Januari setelah ditemukan kejanggalan dalam dokumen yang diberikan Wall selama evaluasi rutin di bandara Pearson.

Antara tahun 2009 dan 2025, ia diduga menjadi pilot dari lebih 900 penerbangan dengan menerbangkan pesawat Beoing 767, 777 dan 787. Tidak hanya itu, Wall juga membawa puluhan ribu penumpang dan menghasilkan hampir USD3 juta.

Wall juga memegang peran kepemimpinan dalam Asosiasi Pilot Air Canada. Nando Iannicca, ketua Dewan Layanan Kepolisian Peel, mengatakan tuduhan tersebut mengkhawatirkan karena menunjukkan "upaya yang disengaja untuk menghindari sistem yang dirancang untuk melindungi publik."

Air Canada mengatakan pihaknya menangani masalah ini dengan serius tetapi tetap menegaskan bahwa keselamatan tidak terganggu, dengan mencatat bahwa pilot menjalani pengujian kompetensi setiap enam bulan dan pemeriksaan penerbangan tahunan oleh penguji Transport Canada yang bersertifikat.

(Fajar Nugraha)