Ditolak Masuk AS untuk Piala Dunia, Wasit Asal Somalia Disambut Bak Pahlawan

Wasit sepak bola asal Somalia, Omar Artan, menerima penyambutan bak pahlawan. Foto: EPA

Ditolak Masuk AS untuk Piala Dunia, Wasit Asal Somalia Disambut Bak Pahlawan

Fajar Nugraha • 11 June 2026 11:48

Mogadishu: Wasit sepak bola asal Somalia, Omar Artan, menerima penyambutan bak pahlawan saat kembali ke kampung halamannya pada Rabu 10 Juni 2026.

Penyambutan ini terjadi setelah dirinya ditolak masuk ke Amerika Serikat (AS), sebuah keputusan yang menjegalnya untuk memimpin pertandingan di ajang Piala Dunia FIFA 2026.

Sejumlah pejabat tinggi pemerintah, termasuk Menteri Olahraga Mohamed Abdulkadir Ali, Menteri Pertahanan Ahmed Moalim Fiqi, serta para petinggi Federasi Sepak Bola Somalia menyambut langsung kedatangan Artan di Bandara Internasional Adan Adde di ibu kota Mogadishu.

Melalui konferensi pers sesaat setelah mendarat, Artan menyampaikan rasa terima kasihnya kepada FIFA dan seluruh masyarakat Somalia atas dukungan yang diberikan, serta berjanji akan berjuang untuk tampil pada edisi Piala Dunia berikutnya.

“Saya berjanji kepada Anda bahwa saya akan memimpin pertandingan di Piala Dunia FIFA berikutnya dan saya berterima kasih kepada FIFA, masyarakat Somalia atas dukungan mereka,” ujar Artan, seperti dikutip Anadolu, pada Kamis, 11 Juni 2026.

Artan sejatinya dijadwalkan untuk mencetak sejarah baru sebagai wasit pertama dari Somalia yang memimpin pertandingan dalam kompetisi Piala Dunia FIFA. Dalam sebuah pernyataan tertulis sebelumnya, ia menegaskan bahwa dirinya tetap berpikiran positif dalam menyikapi situasi pelik ini dan memilih untuk langsung fokus menatap tantangan karier berikutnya di dunia perwasitan.

“Meskipun dalam situasi seperti ini, saya berada dalam suasana hati yang positif dan saya fokus pada tantangan berikutnya dalam karier perwasitan saya,” kata Artan.

Pihak Federasi Sepak Bola Somalia menyatakan bahwa pencapaian serta perjalanan karier yang telah dilalui oleh Artan merupakan sumber kebanggaan besar, tidak hanya bagi Somalia tetapi juga bagi CECAFA (Dewan Asosiasi Sepak Bola Afrika Timur dan Tengah) serta dunia sepak bola Afrika secara keseluruhan.

Keputusan penolakan izin masuk ke wilayah AS tersebut sempat memicu gelombang kecaman di panggung internasional, di mana beberapa pencinta sepak bola bahkan menyerukan aksi boikot terhadap penyelenggaraan Piala Dunia 2026.

Sebelum insiden penjagalan ini terjadi, Artan baru saja dinobatkan sebagai Wasit Terbaik Afrika untuk tahun 2025 oleh Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF). Kendala yang dialami Artan ini berakar dari kebijakan hukum yang diterbitkan oleh Presiden AS Donald Trump pada 4 Juni 2025. Proklamasi tersebut mengatur tentang pembatasan ketat yang menangguhkan penuh izin masuk bagi warga negara Somalia ke Amerika Serikat.

“Masuknya warga negara Somalia ke Amerika Serikat sebagai imigran maupun non-imigran dengan ini sepenuhnya ditangguhkan,” demikian bunyi klausul dalam maklumat presiden tersebut.

(Kelvin Yurcel)

(Fajar Nugraha)