Ditunjuk Trump, Kevin Kim Memulai Jabatan sebagai Duta Besar AS untuk ASEAN

Duta Besar AS untuk ASEAN Kevin Kim serahkan surat kepercayaan ke Sekjen ASEAN Kao Kim Hourn. Foto: U.S Mission to ASEAN

Ditunjuk Trump, Kevin Kim Memulai Jabatan sebagai Duta Besar AS untuk ASEAN

Fajar Nugraha • 11 June 2026 14:09

Jakarta: Pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menunjuk Kevin Kim sebagai Duta Besar untuk ASEAN.

Dubes Kim menyerahkan Surat Kepercayaan kepada Sekretaris Jenderal ASEAN Dr. Kao Kim Hourn hari ini di Sekretariat ASEAN di Jakarta.

Duta Besar Kim menegaskan kembali dukungan AS untuk sentralitas ASEAN dan menyoroti prioritas bersama Amerika Serikat dengan ASEAN. Terutama untuk memperkuat keamanan regional serta upaya melawan kejahatan transnasional; memajukan konektivitas ekonomi dan kemakmuran; dan memperluas kerja sama digital.

“Saya merasa terhormat untuk menjabat sebagai Duta Besar AS yang baru untuk ASEAN dan berharap dapat memajukan Kemitraan Strategis Komprehensif Amerika Serikat dengan ASEAN,” kata Duta Besar Kim, seperti dikutip dari situs U.S Mission to ASEAN.

“Bersama-sama, kita akan membangun masa depan yang lebih aman, lebih kuat, dan lebih makmur bagi 1 miliar penduduk kita,” imbuh Dubes Kim.

Duta Besar Kim dilantik oleh Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio pada 5 Juni 2026 di Washington, D.C., dan tiba di Jakarta pada 9 Juni 2026. Sebelumnya, Duta Besar Kim menjabat sebagai Kuasa Usaha ad interim di Kedutaan Besar AS untuk Republik Korea, Pejabat Senior Biro Urusan Asia Timur dan Pasifik.

Dubes Kim memegang gelar Sarjana (B.A.) dari Universitas Johns Hopkins dan gelar Magister (M.A.) dari Sekolah Studi Internasional Lanjutan (SAIS) Universitas Johns Hopkins, tempat beliau saat ini sedang menempuh studi Doktor di bidang Hubungan Internasional.

Amerika Serikat telah bermitra dengan ASEAN sejak tahun 1977 dan mendirikan Misi AS untuk ASEAN di Jakarta pada tahun 2009.

Kevin Kim menerima konfirmasi Senat untuk menjabat sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh AS untuk Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) pada 18 Mei 2026.

Sebelum bergabung dengan Departemen Luar Negeri, Kim adalah Anggota Staf Profesional di Komite Angkatan Bersenjata Senat dan Rekan Keamanan Nasional di Kantor Senator Bill Hagerty (R-TN).

Pada tahun 2020, ia menjabat sebagai Penasihat Senior untuk Utusan Khusus Presiden untuk Pengendalian Senjata.

Mulai tahun 2018 hingga 2020, Kim menjabat sebagai Kepala Staf untuk Perwakilan Khusus untuk Korea Utara dan Wakil Menteri Luar Negeri Stephen Biegun, berpartisipasi dalam beberapa putaran negosiasi nuklir AS-Korea Utara. Dalam peran ini, ia mendukung upaya Presiden Trump untuk melucuti senjata nuklir Korea Utara, termasuk KTT Singapura 2018, KTT Hanoi 2019, dan pertemuan DMZ 2019.

(Fajar Nugraha)