Kapan Puasa Muharam 2026? Ini Jadwal Puasa Tasu'a dan Asyura yang Dianjurkan

Ilustrasi freepik

Kapan Puasa Muharam 2026? Ini Jadwal Puasa Tasu'a dan Asyura yang Dianjurkan

Putri Purnama Sari • 10 June 2026 18:32

Jakarta: Menjelang datangnya bulan Muharam 1448 Hijriah, banyak umat Islam mulai mencari informasi mengenai jadwal puasa sunah yang dianjurkan pada bulan pertama dalam kalender Hijriah tersebut.

Pertanyaan yang sering muncul adalah kapan puasa Muharam dilaksanakan dan berapa hari puasa yang dianjurkan. Pasalnya, Muharam merupakan salah satu bulan yang dimuliakan dalam Islam sehingga umat Muslim dianjurkan memperbanyak amalan ibadah, termasuk puasa sunah.

Rasulullah SAW bahkan menyebut puasa yang dikerjakan pada bulan Muharam sebagai salah satu puasa sunah paling utama setelah puasa Ramadan.

"Puasa yang paling utama setelah puasa Ramadan adalah puasa pada bulan Allah, yaitu Muharam." (HR Muslim)

Kapan Puasa Muharam 2026?

Berdasarkan kalender Hijriah, 1 Muharam 1448 H diperkirakan jatuh pada Selasa, 16 Juni 2026. Dengan demikian, jadwal puasa sunah yang dianjurkan pada bulan Muharam adalah sebagai berikut:
  • Puasa Tasu'a (9 Muharam): Rabu, 24 Juni 2026
  • Puasa Asyura (10 Muharam): Kamis, 25 Juni 2026
  • Puasa 11 Muharam: Jumat, 26 Juni 2026

Puasa Muharam Berapa Hari?

Puasa Muharam dapat dikerjakan selama satu hari, dua hari, atau tiga hari sesuai kemampuan masing-masing Muslim. Berikut beberapa pilihan puasa yang dianjurkan:

1. Puasa Asyura (10 Muharam)

Puasa Asyura merupakan puasa sunah yang paling utama di bulan Muharam. Ibadah ini dilaksanakan pada tanggal 10 Muharam dan memiliki keutamaan besar.

Dalam hadis riwayat Muslim, Rasulullah SAW menjelaskan bahwa puasa Asyura dapat menjadi sebab dihapuskannya dosa-dosa kecil selama satu tahun yang telah lalu.

2. Puasa Tasu'a (9 Muharam)

Selain berpuasa pada tanggal 10 Muharam, Rasulullah SAW juga menganjurkan umat Islam untuk berpuasa sehari sebelumnya, yakni pada tanggal 9 Muharam atau yang dikenal sebagai Puasa Tasu'a.

Pelaksanaan puasa pada tanggal 9 dan 10 Muharam bertujuan untuk membedakan amalan umat Islam dengan tradisi puasa yang dilakukan oleh kaum Yahudi pada masa itu.

3. Puasa 9, 10, dan 11 Muharam

Sebagian ulama juga menganjurkan pelaksanaan puasa selama tiga hari berturut-turut, yaitu pada tanggal 9, 10, dan 11 Muharam.

Puasa tiga hari ini dianggap sebagai bentuk penyempurnaan puasa Asyura sekaligus langkah kehati-hatian apabila terjadi perbedaan penentuan awal bulan Muharam.
 

Keutamaan Puasa di Bulan Muharam

Muharam termasuk salah satu dari empat bulan haram yang dimuliakan oleh Allah SWT. Karena itu, berbagai amalan saleh yang dilakukan pada bulan ini memiliki nilai keutamaan tersendiri. Beberapa keutamaan puasa Muharam antara lain:
  • Mendapatkan pahala yang besar.
  • Menjadi salah satu puasa sunnah paling utama.
  • Menghapus dosa-dosa kecil, khususnya melalui puasa Asyura.
  • Menambah ketakwaan dan kedekatan kepada Allah SWT.

(Arga Sumantri)