Mercy Tiger 280E W123 Tahun 1980. (bringatrailer.com)
Spesifikasi Mercy Tiger, Mobil Antik yang Dibawa Marty Natalegawa ke Istana
Riza Aslam Khaeron • 4 February 2026 17:34
Jakarta: Menteri Luar Negeri periode 2009–2014, Marty Natalegawa, mencuri perhatian saat menghadiri undangan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu, 4 Februari 2026. Bukan semata substansi pertemuan, tetapi pada kendaraan yang ditumpangi Marty ke kompleks Istana.
Marty tampak turun dari sebuah Mercedes-Benz W123 tahun 1980 berwarna cokelat, lebih dikenal dengan julukan 'Mercy Tiger'. Mobil klasik itu tampil mencolok di antara deretan kendaraan dinas modern yang mendominasi kawasan tersebut.
Mobil yang dinaiki Marty diketahui varian sedan empat pintu dari keluarga besar Mercedes-Benz W123. Model ini pertama kali diperkenalkan pada 1976.
Secara global, W123 tersedia dalam berbagai bentuk bodi seperti station wagon, coupe, hingga sedan. Namun di Indonesia, versi sedan yang paling banyak beredar. Mercy Tiger telah lama menjadi incaran para kolektor dan penggemar otomotif klasik karena reputasinya sebagai kendaraan yang tangguh, nyaman, dan memiliki durabilitas tinggi.
Dari segi mesin, W123 hadir dalam sejumlah varian seperti tipe 200, 230, 280, hingga 280E. Model yang digunakan Marty merupakan Mercedes-Benz 280 atau 280E tahun 1980. Menariknya, varian tersebut tergolong langka dengan jumlah produksi hanya sekitar 17.703 unit yang tersebar di seluruh dunia.
Lantas, seperti apa spesifikasi mobil antik ini? Berikut ini ulasannya.
Spesifikasi Mercy Tiger 280E W123 Tahun 1980

Menteri Luar Negeri periode 2009–2014, Marty Natalegawa, menggunakan mobil Mercedes-Benz Tiger tahun 1980
Berdasarkan hasil penelusuran, berikut ini spesifikasi lengkap Mercy Tiger 280E W123 tahun 1980:
| Kategori | Spesifikasi |
|---|---|
| Tipe & Kode Produksi | W123 E28 / Tipe 123.033 |
| Periode Produksi | Desember 1975 – Desember 1985 |
| Jumlah Produksi Global | Sekitar 126.004 unit (untuk varian 280E) |
| Mesin | M110 E28, 6 silinder segaris, DOHC, injeksi mekanik |
| Kapasitas Mesin | 2.746 cc (bore x stroke: 86,0 mm x 78,8 mm) |
| Tenaga Maksimum | 185 hp (136 kW) @ 5.800 rpm |
| Torsi Maksimum | 240 Nm @ 4.500 rpm |
| Sistem Injeksi | Bosch K-Jetronic (injeksi mekanik berkelanjutan) |
| Transmisi | Manual 4-percepatan / Otomatis |
| Kecepatan Maksimum | 200 km/jam (manual) / 195 km/jam (otomatis) |
| Akselerasi 0–100 km/jam | 9,9 detik (manual) / 10,8 detik (otomatis) |
| Konsumsi BBM Rata-Rata | 12,1 liter/100 km (manual) / 13,0 liter/100 km (otomatis) |
| Sistem Penggerak | Roda belakang (RWD) |
| Suspensi Depan | Double wishbone, per koil, stabilizer |
| Suspensi Belakang | Diagonal swing axle, dengan opsi level control hidropneumatik |
| Sistem Rem | Cakram depan-belakang, sistem hidrolik dual circuit + booster |
| ABS | Opsional sejak Agustus 1980 |
| Dimensi (P x L x T) | 4.725 mm x 1.786 mm x 1.438 mm |
| Wheelbase | 2.795 mm |
| Radius Putar Minimum | 11,29 meter |
| Berat Kosong | 1.475 kg |
| Berat Kotor Maksimum | 1.995 kg |
| Daya Angkut | 520 kg |
| Kapasitas Tangki BBM | 80 liter (posisi di atas gardan belakang) |
| Ban dan Pelek | 195/70 HR14, pelek baja 6Jx14 (opsi alloy) |
| Baca Juga: Marty Natalegawa Naik Mercedes-Benz Lawas ke Istana Kepresidenan |