Ilustrasi. Foto: dok MI.
IHSG Pagi Ini Turun 1,33% ke Level 7.995
Husen Miftahudin • 6 February 2026 09:23
Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pagi ini mengalami penurunan cukup dalam. Pada pembukaan perdagangan hari ini, Jumat, 6 Februari 2026, IHSG berada di posisi 7.945,040.
Mengacu data RTI yang terekam hingga pukul 09.14 WIB, IHSG langsung turun sebanyak 108,180 poin setara 1,33 persen ke level 7.995.
Adapun sebanyak 519 saham emiten melemah pada perdagangan pagi ini. Sementara, 90 saham lainnya menguat dan 95 saham stagnan.
Untuk sementara, total transaksi yang tercatat hingga pukul 09.14 WIB sebanyak Rp3,440 triliun dengan total saham yang diperdagangkan 7,164 miliar saham.
| Baca juga: IHSG Ditutup ke Level 8.103 |
.jpg)
(Ilustrasi pergerakan saham pada IHSG. Foto: Medcom.id)
IHSG berpotensi melemah
Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman mengatakan IHSG berpotensi untuk melemah kembali hari ini, setelah Moody's downgrade rating Indonesia. "Diperkirakan support IHSG 7.900-8.030 dan resist IHSG 8.150-8.200," ungkap Fanny dalam analisis hariannya.
Adapun, IHSG pada perdagangan kemarin (5/2) ditutup turun 0,53 persen, disertai dengan net sell asing sebesar Rp355 miliar. Saham yang paling banyak dijual asing adalah ANTM, MDKA, BRIS, BBNI, dan BRPT.
Sementara itu, indeks utama Wall Street ditutup turun pada perdagangan Kamis (5/2) dengan Nasdaq terseret ke level terendah karena kerugian di Microsoft, Amazon, dan perusahaan teknologi besar lainnya setelah Alphabet mengatakan dapat menggandakan pengeluaran modal untuk AI dalam persaingan untuk mendominasi teknologi yang sedang berkembang. Indeks S&P 500 anjlok 1,23 persen, Nasdaq turun 1,59 persen, dan Dow Jones Industrial Average melemah 1,20 persen.
Di sisi lain, Pasar Asia-Pasifik turun pada Kamis (5/2), karena aksi jual saham teknologi di Wall Street semakin intensif, dengan aset digital mata uang kripto juga melemah. Di Asia, indeks Kospi Korea Selatan anjlok 3,9 persen karena perusahaan raksasa chip Samsung dan SK Hynix masing-masing turun 3,3 persen dan 6,4 persen.
Di Jepang, indeks Nikkei 225 turun 0,9 persen dan Topix melemah tipis 0,1 persen. Sementara itu, indeks S&P/ASX 200 Australia turun 0,4 persen, sedangkan Hang Seng Hong Kong naik 0,14 persen.