Situasi arus balik di Jawa Barat. Metro TV
Polda Jabar Terapkan Sistem Satu Arah dan Contra Flow Hadapi Puncak Arus Balik
Roni Halim • 2 January 2026 09:24
Bandung: Polda Jawa Barat akan memberlakukan sistem rekayasa lalu lintas, yaitu contra flow dan satu arah (one way), untuk mengantisipasi kemacetan selama puncak arus balik libur Natal dan Tahun Baru. Penerapan akan dilakukan di sejumlah jalur arteri dan jalan tol.
Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rochmawan, menyatakan sejumlah antisipasi telah disiapkan untuk mengurai kepadatan.
"Persiapan yang dilakukan yakni sistem rekayasa jalan. Rekayasa jalan yang diberlakukan yakni sistem contra flow maupun sistem one way yang akan berlaku baik itu di jalur arteri maupun jalan tol," ujar Hendra Rochmawan, Jumat, 2 Januari 2026.
Menurutnya, puncak arus balik diperkirakan terjadi pada Minggu, 5 Januari 2025, meski lonjakan arus sudah mulai terasa sejak hari ini, Jumat. "Arus balik libur Natal dan Tahun Baru sendiri, akan terjadi mulai hari Jumat dan puncaknya pada hari Minggu," tambahnya.
Namun, Hendra memprediksi kemacetan pada puncak arus balik tidak akan terlalu parah. Hal ini karena kepulangan wisatawan dan warga ke kota asal tidak dilakukan secara serentak dalam waktu yang bersamaan.
"Namun untuk puncak arus balik sendiri tidak akan mengalami kemacetan cukup parah, hal tersebut terjadi karena para wisatawan maupun warga yang akan kembali ke kota asalnya pulang tidak secara bersamaan," jelasnya.
Polda Jabar menghimbau kepada seluruh masyarakat yang akan melakukan perjalanan arus balik untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas dan menjaga ketertiban di jalan raya.

Ruas Tol Solo-Ngawi. Jasa Marga