Mensesneg Prasetyo Hadi. Foto: Breaking News Metro TV.
Mensesneg Ungkap Alasan Presiden Prabowo Rombak Tiga Pimpinan BGN
Fachri Audhia Hafiez • 2 June 2026 21:34
Jakarta: Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, membeberkan alasan utama Presiden Prabowo Subianto melakukan perombakan pada jajaran pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN). Kepala Negara disebut mengantongi sejumlah catatan, salah satunya terkait masalah kedisiplinan dalam menjalankan Standar Operasional Prosedur (SOP) tata kelola makanan.
"Selama satu setengah tahun melakukan monitoring dan evaluasi, banyak catatan-catatan yang kemudian itu menjadi dasar pertimbangan oleh Bapak Presiden, untuk melakukan pergantian ini. Dengan harapan, catatan-catatan tersebut dapat segera untuk kita perbaiki," ujar Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, yang dikutip dari tayangan Breaking News Metro TV, Selasa, 2 Juni 2026.
Prasetyo memerinci, rapor evaluasi selama 1,5 tahun terakhir tersebut menyoroti aspek krusial dalam pemenuhan mutu pangan. Kelalaian dalam menegakkan SOP dan tata kelola internal dinilai berdampak langsung pada kualitas makanan yang diproduksi oleh lembaga tersebut.
Menurut dia, kedisplinan dalam menjalankan SOP menjadi pertimbangan utama. Kemudian, masalah kedisiplinan dalam menjalankan tata kelola.
"Termasuk kedisiplinan di dalam menjaga kualitas dari makanan yang seharusnya sudah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional. Beberapa hal tersebut yang menjadi dasar pertimbangan dalam 1,5 tahun ini," jelas Prasetyo.
.jpg)
Dadan Hindayana yang telah diberhentikan dari Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Foto: Metrotvnews.com/Fachri Audhia Hafiez.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengambil keputusan merombak jajaran pimpinan BGN per hari ini, Selasa, 2 Juni 2026. Dadan Hindayana diberhentikan dari jabatan Kepala BGN.
Lalu, dua lainnya yang dicopot adalah Wakil Kepala BGN terdahulu, yakni Mayjen TNI (Purn) Lodewyk Pusung dan Brigjen Soni Sanjaya.
Sebagai gantinya, Nanik S. Deyang ditunjuk mengemban tugas sebagai Kepala BGN yang baru. Sementara dua wakil kepala baru, yaitu Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono.