Puluhan Gudang di Kawasan Kosambi Permai Tangerang Kebakaran

Puluhan gudang di Kawasan Pergudangan Kosambi Permai, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang yang berdekatan dengan Bandara Internasional Soekarno-Hatta kebakaran.

Puluhan Gudang di Kawasan Kosambi Permai Tangerang Kebakaran

Hendrik Simorangkir • 16 September 2026 15:07

Tangerang: Kebakaran melanda kawasan pergudangan Kosambi Permai, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten. Lokasi kebakaran berada tidak jauh dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang Achmad Taufik mengatakan berdasarkan pendataan sementara, sebanyak 20 gudang terdampak kebakaran. Proses pemadaman dan pendinginan masih dilakukan petugas untuk mencegah api menjalar ke bangunan lain.

"Berdasarkan hasil pendataan sementara, sebanyak 20 gudang terbakar. Saat ini teman-teman sedang membasahi gudang-gudang yang belum terbakar, mudah-mudahan tidak terbakar ya, supaya perambatannya enggak sampai ke gudang berikutnya," ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik, Rabu, 16 September 2026.

Taufik mengatakan petugas masih belum dapat memastikan jenis barang yang tersimpan di dalam gudang yang terbakar. Kondisi tersebut disebabkan sebagian besar bangunan mengalami kerusakan hingga ambruk.
 


"Kami mengerahkan sebanyak empat unit armada pemadam kebakaran (damkar) untuk menangani kebakaran itu. Ada juga bantuan armada damkar dari otoritas Bandara Soekarno-Hatta dan Kawasan Pergudangan Kosambi Permai. Dan sekarang lagi dalam perjalan armada tambahan dari pos damkar terdekat dari pos damkar Mauk, Pasar Kemis, Sepatan dan Kosambi," jelas Taufik.


Puluhan gudang di Kawasan Pergudangan Kosambi Permai, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang yang berdekatan dengan Bandara Internasional Soekarno-Hatta kebakaran. 


Dalam kejadian tersebut, tidak terdapat laporan korban meninggal dunia maupun luka-luka. Petugas masih memusatkan penanganan pada proses pemadaman dan pencegahan perambatan api.

Taufik menambahkan, penyebab kebakaran belum dapat dipastikan. Pemeriksaan terkait sumber api masih menunggu proses penanganan di lokasi selesai.

"Sementara ini kami masih fokus dalam penanganan. Untuk penyebab masih belum ditemukan," kata Taufik.

(Whisnu M)