2 Turis Austria Tewas Terjatuh dari Jembatan Gantung Wisata Cunca Wulang NTT

Proses evakuasi dua jenazah WNA Austria yang jatuh di Manggarai Barat, Minggu (24/5/2026). ANTARA/Ho-SAR Maumere

2 Turis Austria Tewas Terjatuh dari Jembatan Gantung Wisata Cunca Wulang NTT

Whisnu Mardiansyah • 24 May 2026 21:42

Manggarai Barat: Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengevakuasi jenazah dua orang warga negara asing (WNA) asal Austria. Kedua korban dilaporkan meninggal dunia setelah jatuh dari Jembatan Gantung Cunca Wulang yang berada di wilayah Kabupaten Manggarai Barat, pada Minggu, 24 Mei 2026.

Kepala Kantor SAR Maumere, Fathur Rahman, menyampaikan bahwa kedua korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan dari dasar sungai sebelum kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Komodo untuk menjalani proses identifikasi lebih lanjut.

"Korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan dan dibawa menggunakan ambulans menuju RSUD Komodo. Dengan telah dievakuasinya kedua korban, operasi SAR dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup," ujar Fathur saat dihubungi dari Kupang, seperti dilansir Antara, Minggu malam, 24 Mei 2026, 

Kedua korban diketahui bernama Jurgen (laki-laki, 55 tahun) dan Astrid (perempuan, 57 tahun). Informasi mengenai peristiwa tersebut diterima oleh Kantor SAR Maumere dari Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Manggarai Barat, Ovan Adu, sekitar pukul 12.30 Wita.

Berdasarkan laporan yang masuk, kedua korban jatuh dari jembatan gantung di kawasan tersebut sekitar pukul 11.30 WITA, sehingga sangat memerlukan pertolongan evakuasi dari tim SAR.
 


Menindaklanjuti laporan itu, Pos SAR Manggarai Barat segera mengerahkan lima personel penyelamat menuju lokasi kejadian pada pukul 12.45 Wita. Tim tiba di lokasi sekitar pukul 13.15 Wita.

Setelah berkoordinasi dengan berbagai unsur terkait, tim SAR gabungan kemudian bergerak menuju lokasi korban yang berada di dasar sungai untuk melakukan proses evakuasi.

Pada pukul 14.35 Wita, kedua korban berhasil dievakuasi dan dibawa menggunakan ambulans menuju RSUD Komodo. Tim tiba di rumah sakit sekitar pukul 15.33 Wita, dan kedua jenazah selanjutnya diserahkan kepada pihak rumah sakit.

Operasi SAR tersebut melibatkan personel dari berbagai unsur, antara lain Pos SAR Manggarai Barat, Kepolisian Resor Manggarai Barat, Polsek Samanggoang, BPBD Manggarai Barat, Babinsa Beliling, Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Pariwisata, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta warga masyarakat setempat.

Dalam pelaksanaan operasi itu, tim menggunakan sejumlah peralatan, di ant aranya satu unit truk pengangkut personel, peralatan medis, perlengkapan evakuasi, serta dua unit ambulans yang disediakan oleh RSUD Komodo.

Fathur Rahman mengungkapkan bahwa kondisi cuaca di lokasi kejadian saat itu dalam keadaan cerah. Namun demikian, tim sempat mengalami kendala berupa gangguan jaringan komunikasi selama proses evakuasi berlangsung.

(Whisnu M)