Meski Peluang Juara Tertutup, Persija Pecahkan Rekor Poin

Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza. Dok. Ileague.id

Meski Peluang Juara Tertutup, Persija Pecahkan Rekor Poin

Whisnu Mardiansyah • 19 May 2026 11:59

Jakarta: Kemenangan yang diraih Persija Jakarta atas Persik Kediri pada pekan ke-33 BRI Super League 2025/26 yang berlangsung Jumat, 16 Mei kemarin tidak hanya menegaskan performa apik tim Macan Kemayoran musim ini, tetapi juga menghadirkan pencapaian baru dalam sejarah klub di era kompetisi format liga.

Tiga gol yang mengantarkan Persija menang dengan skor 3-1 membuat koleksi poin anak asuh Mauricio Souza menyentuh angka 68. Jumlah tersebut merupakan yang tertinggi yang pernah dicatat oleh Persija sejak format liga diterapkan atau sejak kompetisi Liga Indonesia kembali diselenggarakan dalam satu wilayah pada tahun 2017.

Catatan 68 poin ini melampaui rekor sebelumnya, yakni 66 poin yang dibukukan Persija pada musim 2022/2023. Menariknya, torehan poin terbaik sepanjang sejarah klub di era Liga 1 ini hadir setelah perjalanan tim ibu kota dalam beberapa musim terakhir yang sempat naik turun.

Pada musim perdana Liga 1 tahun 2017, Persija mampu bersaing di papan atas dengan mengakhiri kompetisi di posisi keempat melalui raihan 61 poin. Satu musim kemudian, mereka berhasil meraih gelar juara Liga 1 2018 bersama pelatih Stefano Cugurra meskipun hanya mengumpulkan 62 poin sepanjang musim.

Selepas masa kejayaan tersebut, performa Persija mengalami penurunan yang cukup tajam. Musim 2019 ditutup di peringkat kesepuluh dengan 44 poin. Situasi belum banyak berubah pada musim 2021/2022 ketika Persija hanya finis di posisi kedelapan setelah mengoleksi 45 poin.
 


Perbaikan performa baru terlihat kembali saat Thomas Doll menangani tim pada musim 2022/2023. Persija tampil lebih konsisten dan sukses menjadi runner-up dengan torehan 66 poin. Namun, tren positif itu sempat kembali menurun setelah Persija hanya menempati posisi kedelapan pada musim 2023/2024 dengan 48 poin, lalu finis ketujuh pada musim berikutnya dengan 51 poin.

Pada musim ini, Persija menunjukkan perkembangan yang jauh lebih stabil. Selain sudah memastikan rekor poin baru, mereka juga masih memiliki kesempatan untuk menutup musim dengan 71 poin apabila mampu memenangkan pertandingan terakhir di pekan ke-34.

Meskipun senang dengan peningkatan performa tim, pelatih Mauricio Souza menilai bahwa pencapaian tersebut belum sepenuhnya memuaskan. Baginya, target utama Persija tetap berada di posisi puncak klasemen, bukan sekadar mencatatkan rekor poin baru.


Wasit Ko Hyungjin (ketiga kiri) memberikan kartu merah kepada pesepak bola Persija Jakarta Bruno Nunes De Barros (ketiga kanan) saat pertandingan lanjutan BRI Super League di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Jawa Barat, Minggu (11/1/2026)

"Saya senang dengan rekor ini. Sejujurnya, ini bukan rekor yang kami targetkan. Kami selalu berusaha menjadi nomor satu di kompetisi ini. Tapi, saya rasa ini menunjukkan sedikit dari apa yang telah kami lakukan sepanjang kompetisi. Bagaimanapun, saya juga sangat senang ketika kami meninggalkan lapangan dan menerima pujian dari tim lawan, yang selalu memuji gaya permainan kami," ucap Mauricio, Minggu, 17 Mei 2026.

"Tanpa ragu, mencapai tonggak sejarah ini dengan seragam bergengsi seperti ini sangat memuaskan," katanya lagi.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)