Korban Tewas Tabrakan Dua Kereta di Spanyol Jadi 21 Orang, 100 Lebih Terluka

Petugas penyelamat berada di lokasi tabrakan dua kereta cepat di Spanyol, Minggu, 18 Januari 2026. (X / @eleanorinthesky)

Korban Tewas Tabrakan Dua Kereta di Spanyol Jadi 21 Orang, 100 Lebih Terluka

Willy Haryono • 19 January 2026 09:24

Madrid: Jumlah korban tewas tabrakan dua kereta cepat di dekat Adamuz, Provinsi Cordoba, Spanyol, pada Minggu malam bertambah menjadi sedikitnya 21 orang tewas dan membuat lebih dari 100 lainnya terluka.

Kecelakaan bermula ketika kereta Iryo 6189 rute Malaga–Madrid dilaporkan tergelincir dari rel dan menghantam kereta Alvia milik Renfe yang melaju dari arah berlawanan menuju Huelva. Benturan keras tersebut menyebabkan kereta Alvia terlempar dari lintasan dan jatuh ke dasar tanggul setinggi sekitar empat meter.

Menteri Transportasi Spanyol Oscar Puente menyatakan keheranannya atas insiden tersebut, mengingat kecelakaan terjadi di lintasan lurus yang baru saja diperbarui pada Mei lalu.

“Sangat aneh kecelakaan ini bisa terjadi di jalur lurus. Dampaknya sangat mengerikan, dua gerbong pertama kereta Renfe hancur dan terlempar,” ujar Puente dalam konferensi pers di Stasiun Atocha, seperti dikutip Channel News Asia, Senin, 19 Januari 2026.

Operator infrastruktur perkeretaapian Spanyol Adif melaporkan kecelakaan terjadi pada pukul 18.40 waktu setempat, sekitar 10 menit setelah kereta Iryo meninggalkan Cordoba. Akibat kejadian tersebut, seluruh layanan kereta api antara Madrid dan wilayah Andalusia dihentikan sementara.

Petugas pemadam kebakaran Cordoba menyatakan proses evakuasi berlangsung sangat sulit akibat kondisi gerbong kereta Alvia yang hancur parah dan banyaknya material logam yang terjepit. Hingga laporan ini disusun, petugas masih berupaya mengevakuasi sejumlah penumpang yang terperangkap di ruang sempit.

“Kami harus memindahkan jenazah terlebih dahulu untuk menjangkau korban yang masih hidup. Ini adalah tugas yang sangat berat,” kata Kepala Pemadam Kebakaran Cordoba Paco Carmona. Pasukan militer dari pangkalan terdekat juga telah dikerahkan untuk membantu operasi penyelamatan.

Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez membatalkan agenda resminya untuk menangani tragedi tersebut. Sementara itu, Raja dan Ratu Spanyol menyampaikan belasungkawa serta keprihatinan mendalam atas jatuhnya korban jiwa.

Dari total korban luka, sekitar 25 orang dilaporkan dalam kondisi serius. Otoritas kesehatan telah mengevakuasi para korban ke sejumlah rumah sakit di Andalusia, dengan beberapa di antaranya mengalami luka yang mengancam nyawa.

Di Adamuz, warga setempat mendirikan pusat penerimaan darurat dengan menyediakan makanan dan selimut bagi para penumpang yang selamat di tengah suhu udara yang dingin. (Kelvin Yurcel)

Baca juga:  Tabrakan Dua Kereta di Spanyol Tewaskan 10 Orang, Puluhan Lain Terluka

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)