Hujan Deras Landa Beijing, Picu Evakuasi Warga dan Penutupan Objek Wisata

Hujan deras melanda Beijing, memicu evakuasi warga, penutupan objek wisata dan penghentian 3.357 proyek konstruksi. (Anadolu Agency)

Hujan Deras Landa Beijing, Picu Evakuasi Warga dan Penutupan Objek Wisata

Willy Haryono • 12 August 2026 15:01

Beijing: Hujan deras yang terus mengguyur ibu kota Tiongkok, Beijing, memaksa pemerintah mengevakuasi warga dari wilayah berisiko tinggi, menghentikan sejumlah layanan transportasi umum dan aktivitas konstruksi, serta menutup ratusan objek wisata pada Rabu, 12 Agustus 2026.

"Diperkirakan akan terjadi hujan deras hingga sangat deras di seluruh wilayah kota mulai malam 11 Agustus hingga siang 13 Agustus," ujar Badan Meteorologi Beijing, seperti dikutip dari Anadolu Agency.

Sebagai langkah antisipasi, pemerintah Tiongkok menutup 151 objek wisata dan 157 lokasi perkemahan, serta menghentikan sementara operasional lebih dari 4.100 homestay di wilayah pedesaan.

Gangguan juga terjadi pada layanan transportasi. Sebanyak 250 rute bus dibatalkan, sementara seluruh layanan kapal wisata dihentikan. Otoritas juga menerapkan pembatasan kecepatan pada 10 jalur kereta bawah tanah.

Ribuan Warga Dievakuasi

Warga yang berada di wilayah rawan banjir dan bencana geologis, terutama di kawasan dataran rendah dan desa-desa pegunungan, telah dipindahkan ke tempat yang lebih aman.

Evakuasi juga mencakup lebih dari 5.000 lansia yang tinggal di berbagai fasilitas perawatan.

Beijing mencatat curah hujan rata-rata 23,5 milimeter sejak Selasa siang hingga Rabu pukul 08.00 waktu setempat. Curah hujan tertinggi tercatat di Distrik Miyun, mencapai 199,6 milimeter.

Untuk mengurangi risiko banjir, pemerintah juga secara preventif melepaskan air dari sejumlah waduk guna meningkatkan kapasitas tampung menghadapi hujan berikutnya.

Di sektor konstruksi, seluruh 3.357 proyek aktif di berbagai wilayah Beijing diperintahkan menghentikan sementara aktivitasnya sebagai bagian dari langkah mitigasi risiko.

Otoritas Beijing memperingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir, tanah longsor, serta bencana geologis lainnya selama periode hujan ekstrem berlangsung. (Razaqa Hariz)

Baca juga:  Topan Dolphin Paksa Evakuasi Massal 1,5 Juta Orang di Shanghai dan Zhejiang

(Willy Haryono)