Spesifikasi USS Gerald R Ford, Kapal Induk Terbesar di Dunia

Kapal induk AS, USS Gerald R. Ford. (Dok. Angkatan Laut AS)

Spesifikasi USS Gerald R Ford, Kapal Induk Terbesar di Dunia

Riza Aslam Khaeron • 15 February 2026 16:23

Jakarta: Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada 13 Februari 2026 menyatakan bahwa kapal induk USS Gerald R Ford (CVN-78) akan segera dikirim dari wilayah Karibia menuju Timur Tengah sebagai kapal induk kedua yang dikerahkan di dekat Iran.

Pengiriman ini menjadi bagian dari peningkatan pengerahan kekuatan militer Amerika Serikat untuk menekan Teheran di tengah kebuntuan negosiasi terkait program nuklir dan rudal balistik Iran pasca gelombang protes di negara tersebut yang menewaskan ribuan orang pada bulan Januari.

USS Gerald R Ford merupakan kapal induk bertenaga nuklir terbaru sekaligus terbesar milik Angkatan Laut Amerika Serikat. Dengan panjang sekitar 337 meter dan bobot lebih dari 100.000 ton, kapal induk kelas Ford ini merupakan kapal perang terbesar yang pernah dibangun negara adidaya tersebut.

Lantas seberapa canggih kapal induk yang akan menjadi kunci dalam potensi serangan AS ke Iran yang akan terjadi jika negosiasi gagal tersebut? Berikut sejarah dan spesifikasi USS Gerald R Ford.
 

Sejarah USS Gerald R Ford


Kapal induk AS, USS Gerald R. Ford. (Dok. U.S. Strategic Command)

USS Gerald R. Ford (CVN-78) merupakan kapal utama dari kelas baru kapal induk canggih milik militer Amerika Serikat yang dirancang untuk menggantikan kapal induk kelas Nimitz. Kapal ini dinamai untuk menghormati Presiden ke-38 Amerika Serikat, Gerald Ford, seorang veteran Angkatan Laut yang pernah bertugas di kapal induk ringan USS Monterey selama Perang Dunia II.

Upacara penamaan kapal ini dilaksanakan di Pentagon pada tahun 2007. Pembangunan fisik kapal secara tradisi dimulai dengan peletakan lunas (keel laying) pada tahun 2009, dan kapal ini resmi dikomisioning pada tahun 2017.

Sebagai kapal induk paling canggih yang pernah ada, pembangunan USS Gerald R. Ford menelan biaya lebih dari $13 miliar. Kapal kelas Ford ini memiliki 23  teknologi militer yang revolusioner, termasuk sistem elektromagnetik baru untuk meluncurkan pesawat yang menggantikan teknologi katapel bertenaga uap.

Meskipun inovatif, penerapan teknologi baru ini sempat menghadapi kendala yang mengakibatkan penundaan dalam proses konstruksinya.

USS Gerald R. Ford baru memulai pengerahan tempur pertamanya pada tahun 2023, yang awalnya bertujuan untuk berpartisipasi dalam latihan bersama sekutu NATO.

Namun, masa penugasan tersebut diperpanjang selama lebih dari dua bulan setelah pecahnya perang antara Hamas dan Israel, di mana kapal ini dikirim ke Laut Mediterania untuk mendukung Israel serta mencegah eskalasi konflik.

Pada November 2025, kapal induk ini memasuki Laut Karibia untuk mendukung Operasi Southern Spear untuk menargetkan kapal-kapal yang dituduh terlibat dalam perdagangan narkoba di tengah meningkatnya tekanan terhadap pemimpin Venezuela, Nicolás Maduro.

Ketegangan ini mencapai puncaknya pada awal tahun 2026, tepatnya pada 3 Januari, ketika USS Gerald R. Ford terlibat langsung dalam Operasi Absolute Resolve di Venezuela yang bertujuan untuk menculik presiden tersebut.

Pengerahan kekuatan ini menandai eskalasi signifikan dalam keterlibatan militer Amerika Serikat di wilayah Amerika Selatan sebelum kapal tersebut dipindahkan menuju Timur Tengah.
 
Baca Juga:
AS Dilaporkan Kirim Kapal Induk Kedua ke Timur Tengah untuk Tekan Iran
 

Spesifikasi Teknis USS Gerald R. Ford (CVN-78)

Melansir uscarriers.net, berikut spesifikasi teknis USS Gerald R. Ford:
 
Kategori Detail Spesifikasi
Pembangun (Builder) Huntington Ingalls Industries, Newport News, Va.
Sistem Propulsi Dua reaktor nuklir A1B, empat shaft
Panjang Keseluruhan 1.092 kaki (332,85 meter)
Lebar Dek Penerbangan 252 kaki (76,8 meter)
Lebar Kapal (Beam) 134 kaki (40,84 meter)
Draft 39 kaki (7,8 meter)
Displacement Sekitar 100.000 ton (beban penuh)
Kecepatan 30+ knot
Kapasitas Pesawat 90 pesawat sayap tetap dan helikopter
Sistem Peluncuran 4 EMALS (Electromagnetic Catapults)
Jumlah Kru 508 Perwira (Officers) dan 3.789 Tamtama/Bintara (Enlisted)
Pelabuhan Utama Norfolk, VA

Untuk pertahanan diri, kapal induk ini dilengkapi dengan berbagai sistem persenjataan canggih yang mencakup empat sistem senapan mesin MK-38 Mod 2 25mm (MGS) dan dua peluncur Rolling Airframe Missile (RAM).

Selain itu, perlindungan serangan udara dan ancaman jarak dekat diperkuat dengan adanya dua peluncur MK-29 ESSM serta tiga sistem MK-15 20mm Phalanx CIWS yang terintegrasi di seluruh bagian kapal.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fachri Audhia Hafiez)