Ilustrasi nyamuk penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD). Foto: Freepik.com
Indonesia Targetkan Nol Kematian Akibat DBD pada 2030
M. Iqbal Al Machmudi • 10 February 2026 11:28
Jakarta: Kementerian Kesehatan (Kemenkes) optimistis Indonesia berada di jalur yang tepat untuk mewujudkan visi jangka panjang kesehatan masyarakat. Yakni, mencapai nol kematian akibat demam berdarah dengue (DBD) pada tahun 2030.
"Indonesia kini mantap melangkah untuk mencapai tujuan utama kita yaitu Nol Kematian Dengue pada tahun 2030,” kata Kepala Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan Kemenkes, Asnawi Abdullah, dalam keterangannya, dikutip dari Media Indonesia, Selasa, 10 Februari 2026.
Baca Juga :
Indonesia Cetak Rekor Terendah Kematian DBD
Keyakinan ini didorong oleh capaian signifikan dalam menekan angka fatalitas atau Case Fatality Rate (CFR) hingga menyentuh rekor terendah sebesar 0,4 persen pada tahun 2025. Angka ini jauh di bawah target nasional sebesar 0,5 persen.
“Tren ini menunjukkan bahwa meskipun dengue masih menyebar di komunitas kita, semakin sedikit orang yang meninggal karenanya,” ujar Asnawi
Asnawi memaparkan ketangguhan dalam manajemen klinis dan peran aktif masyarakat melalui program Jumantik menjadi fondasi utama dalam menekan angka fatalitas tersebut. Meski sempat dihantam lonjakan kasus pada 2024 akibat fenomena El Nino, Indonesia berhasil melakukan pemulihan cepat melalui adopsi teknologi kesehatan terbaru dan penguatan aksi di tingkat akar rumput. Petugas medis dan relawan pemantau jentik dinilai sukses menghentikan penyebaran langsung dari sumbernya.

Ilustrasi nyamuk penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD). Foto: Medcom.id.
“Keberhasilan ini menunjukkan kekuatan layanan kesehatan kita dan dahsyatnya aksi komunitas, terutama melalui program Jumantik, relawan pemantau jentik kita yang bekerja dari pintu ke pintu untuk menghentikan dengue langsung dari sumbernya,” jelas Asnawi.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Metrotvnews.com