Tegaskan Pentingnya Singapura Bagi Indonesia, Rosan Roeslani: Kita Adalah Mitra Alami

Menteri Investasi dan Hilirisasi serta CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani bersama Duta Besar Singapura untuk Indonesia Kwok Fook Seng (tengah). Foto: Kedubes Singapura

Tegaskan Pentingnya Singapura Bagi Indonesia, Rosan Roeslani: Kita Adalah Mitra Alami

Fajar Nugraha • 20 August 2026 18:16

Jakarta: Kedutaan Besar Republik Singapura di Jakarta mengadakan resepsi pada Rabu, 19 Agustus 2026, di Shangri-La Jakarta untuk merayakan Hari Nasional Singapura yang ke-61.

Menteri Investasi dan Hilirisasi serta CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani hadir sebagai tamu kehormatan dalam acara yang dijamu oleh Duta Besar Republik Singapura Kwok Fook Seng.

Salah satu sorotan utama malam itu adalah penayangan video yang menampilkan cuplikan dari Pertemuan Pemimpin (Leaders’ Retreat) Singapura-Indonesia pada 6 Juli 2026. Video tersebut menyoroti komitmen bersama Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Lawrence Wong untuk mempererat hubungan Singapura-Indonesia, serta bagaimana komitmen tersebut telah diwujudkan dalam kerja sama konkret antara kedua negara.

Video tersebut juga menyoroti tahun 2027 mendatang, saat Singapura dan Indonesia akan memperingati 60 tahun hubungan diplomatik.

“Tonggak sejarah ini akan menjadi kesempatan untuk merayakan persahabatan jangka panjang antara kedua negara dan menentukan arah bagi fase hubungan bilateral selanjutnya,” sebut pernyataan Kedutaan Besar Singapura, dalam keterangan yang diterima Metrotvnews.com, Kamis 20 Agustus 2026.

Pada pidatonya, Rosan mengatakan, bagi Indonesia, Singapura lebih dari sekadar negara tetangga. Kedua negara terhubung oleh letak geografis, sejarah, budaya, dan masyarakat. Keterikatan tersebut terus membentuk persahabatan erat yang dinikmati saat ini.


Menteri Investasi dan Hilirisasi serta CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani. Foto: Instagram

Sebagai negara pendiri ASEAN, Indonesia dan Singapura telah bekerja bahu-membahu untuk memperkuat perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran kawasan. Kerja sama ekonomi tetap menjadi salah satu pilar terkuat dalam hubungan kedua negara.

Singapura terus menjadi sumber investasi asing langsung terbesar bagi Indonesia. Perjalanan luar biasa Singapura selama enam dekade terakhir merupakan kisah tentang ketangguhan, inovasi, dan pembangunan bangsa.

Saat ini, Singapura berdiri sebagai pusat global terkemuka untuk perdagangan, keuangan, teknologi, dan inovasi, sembari terus berkontribusi pada perdamaian dan kemakmuran kawasan.

“Kini, kerja sama kita telah melampaui investasi tradisional. Kita bekerja sama dalam industri hilirisasi, energi terbarukan, infrastruktur digital, konektivitas, jasa keuangan, dan pengembangan sumber daya manusia. Hasil dari Pertemuan Pemimpin (Leaders’ Retreat) Indonesia-Singapura baru-baru ini semakin menunjukkan komitmen bersama kita untuk mengubah peluang menjadi proyek nyata dan manfaat konkret bagi masyarakat kedua negara,” sebut Rosan.

“Pada saat yang sama, ekonomi global sedang memasuki era baru. Dunia semakin berfokus pada ketahanan rantai pasok, ketahanan energi, inovasi teknologi, infrastruktur digital, dan pertumbuhan berkelanjutan. Negara-negara yang mampu menghadirkan stabilitas, kemitraan tepercaya, dan peluang investasi jangka panjang akan berada pada posisi terbaik untuk meraih keberhasilan di tengah lanskap yang terus berubah ini,” imbuh Rosan.

Tidak lupa Rosan menambahkan bahwa Indonesia dan Singapura adalah mitra alami. Indonesia menawarkan peluang besar dalam pengembangan industri, hilirisasi, energi terbarukan, infrastruktur digital, dan ekonomi kecerdasan buatan (AI) masa depan. Singapura membawa keahlian kelas dunia di bidang keuangan, teknologi, inovasi, dan konektivitas internasional.

Bersama-sama, kedua negara dapat membangun kemitraan yang tidak hanya saling menguntungkan, tetapi juga berkontribusi pada daya saing dan ketahanan jangka panjang ASEAN.

“Tahun depan (2027), kedua negara kita akan merayakan tonggak sejarah penting: 60 tahun hubungan diplomatik di bawah naungan RISING 60. Ini adalah kesempatan untuk merefleksikan perjalanan panjang yang telah kita lalui, sekaligus menatap masa depan yang lebih kuat,” Rosan menambahkan.

“Saya sangat yakin bahwa babak terbaik dari kemitraan kita masih terbentang di depan mata. Dengan kepercayaan, rasa saling menghormati, dan visi bersama untuk masa depan, kedua negara kita akan terus tumbuh, berinovasi, dan meraih kemakmuran bersama,” ungkapnya.

“Semoga Singapura terus maju dan berkembang. Semoga persahabatan antara Indonesia dan Singapura terus terjalin erat dan semakin berkembang. Dan semoga kemitraan kita terus menghadirkan kemakmuran yang lebih besar bagi rakyat kita,” pungkas Rosan.

(Fajar Nugraha)