Proses pemadaman kebakaran di Agung Restoran, Club Med Nusa Dua Bali. (istimewa)
Restoran di Nusa Dua Terbakar, Api Diduga dari Dapur
Lukman Diah Sari • 24 April 2026 13:22
Denpasar: Kebakaran melanda bangunan Agung Restoran, di area Hotel Club Med, Kawasan Pariwisata Nusa Dua, Kuta Selatan, Badung, Bali, Jumat pagi, 24 April 2026. Penyebab kebakaran yang terjadi sekira pukul 06.50 Wita itu masih diselidiki polisi.
Kapolsek Kuta Selatan AKP Muhammad Bhayangkara Putra Sejati menyampaikan langkah-langkah penanganan dilakukan. Mulai dari berupa menerima laporan, mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi, serta melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran.
"Hingga saat ini, situasi di lokasi telah dinyatakan aman dan kondusif setelah api berhasil dipadamkan," ujar Kapolsek Kuta Selatan, Jumat, 24 April 2026.
Kronologis Kebakaran Berdasarkan Keterangan Saksi
Berdasarkan keterangan saksi petugas keamanan, Komang Adi Sugita, awal kejadian diketahui setelah alarm kebakaran meberikan peringatan. Saat dilakukan pengecekan, api sudah membesar dan melalap area kitchen serta restoran.Pihak hotel kemudian menghubungi resepsionis untuk meneruskan laporan ke pemadam kebakaran. Tidak berselang lama, tim damkar ITDC tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman. Senada, Supervisor Agung Restoran Imam Hambali dan staf kitchen menyebut api pertama kali muncul dari mesin deep fryer akibat minyak yang terlalu panas. Upaya pemadaman awal dengan alat pemadam api ringan (APAR) sempat dilakukan, namun api cepat membesar hingga mencapai plafon bangunan yang sebagian berbahan kayu dan atap sirap.

Proses pemadaman kebakaran di Agung Restoran, Club Med Nusa Dua Bali. (istimewa)
Sebanyak delapan unit mobil pemadam kebakaran, terdiri dari enam unit PMK Badung dan dua unit PMK ITDC, dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan api.
Kebakaran menghanguskan bangunan dua lantai seluas kurang lebih 5.000 meter persegi yang mencakup Agung Restoran di lantai dua, serta sejumlah fasilitas di lantai satu seperti butik, booth photoshop, ruang meeting, dan kantor akunting.
Tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun kerugian materiil diperkirakan mencapai lebih dari Rp5 miliar.