Mantan Wakil Luar Negeri Dino Patti Djalal. (Metrotvnews.com)
Eks Wamenlu RI Apresiasi Sikap Presiden Prabowo di KTT Board of Peace
Muhammad Reyhansyah • 20 February 2026 16:18
Jakarta: Mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal menyampaikan apresiasi terhadap langkah Presiden Prabowo Subianto dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Board of Peace (BoP) yang digelar di Donald J. Trump Institute, Washington DC, Amerika Serikat, Kamis, 19 Februari 2026.
Apresiasi tersebut secara khusus terkait keputusan Presiden Prabowo untuk tidak mengumumkan kontribusi dana sebesar USD1 miliar atau sekitar Rp16,8 triliun guna menjadi anggota permanen forum tersebut.
Ia menilai Indonesia tidak perlu berambisi menjadi anggota permanen BoP, dan justru lebih tepat mengambil peran yang proporsional sesuai kapasitas nasional.
“Indonesia tidak perlu berambisi menjadi anggota permanen BoP dan perlu selalu pegang opsi untuk keluar dari BoP kalau terjadi penyelewengan misi,” kata Dino dalam unggahannya di platform X, Jumat, 20 Februari 2026.
Kontribusi Indonesia melalui pengiriman pasukan penjaga perdamaian, kata dia, sudah mencerminkan komitmen nyata terhadap stabilitas kawasan.
Dino juga menekankan pentingnya menjaga integritas dan tujuan awal Board of Peace agar tetap berpihak pada penyelesaian yang adil bagi Palestina. Ia mengingatkan agar forum tersebut tidak melenceng dari mandat utamanya dalam memperjuangkan hak-hak rakyat Palestina.
“Kita tidak mau BoP disalahgunakan menjadi platform untuk membungkam aspirasi Palestina. Tidak cukup Palestina hanya menjadi damai, aman, makmur; tanpa kemerdekaan semua itu tidak ada artinya,” tegas Dino.
Dalam forum KTT tersebut, Presiden Prabowo juga menegaskan komitmen Indonesia terhadap perdamaian Palestina dan Gaza.
“Kita akan mewujudkan impian kita tentang perdamaian di Palestina, perdamaian yang menghadirkan solusi yang adil dan berkelanjutan atas persoalan Palestina, termasuk di Gaza,” ujar Presiden Prabowo, dikutip dari tayangan resmi kanal YouTube The White House, Jumat, 20 Februari 2026.
Presiden Prabowo menambahkan bahwa meski akan muncul berbagai persoalan, upaya bersama pada akhirnya akan menghasilkan solusi damai yang langgeng bagi Palestina dan Gaza.
Baca juga: Indonesia Resmi Pegang Posisi Wakil Komandan ISF