Ilustrasi Anadolu
3 Pegawai Pemkab Jayawijaya Ditembak saat Antar Bantuan
Whisnu Mardiansyah • 9 September 2026 17:49
Jayawijaya: Tiga pegawai Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya, Papua Pegunungan, menjadi korban penembakan saat mengantarkan bantuan kepada masyarakat di Distrik Muliama, Rabu, 9 September 2026. Data sementara mengenai kondisi para korban masih dikonfirmasi lebih lanjut.
Komandan Kodim 1702/Jayawijaya Letkol Inf Ilham Datu Ramang mengatakan insiden tersebut terjadi sekitar pukul 15.45 WIT. Informasi awal yang diterimanya menyebut ketiga korban merupakan pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya.
Ketiga pegawai tersebut diduga ditembak kelompok kriminal bersenjata (KKB). Ilham menyampaikan para korban telah dievakuasi ke RSUD Wamena.
"Insiden tersebut terjadi saat korban bersama rekan-rekannya sedang mengantarkan bantuan pangan dengan menggunakan kendaraan roda empat," kata Ilham, seperti dilansir Antara, Rabu, 9 September 2026.
Rombongan yang berangkat menuju Distrik Muliama terdiri atas delapan orang. Mereka membawa bantuan berupa ternak babi untuk diserahkan kepada masyarakat.
Berdasarkan laporan yang diterima Dandim, sebelum penembakan terjadi, anggota rombongan yang bukan orang asli Papua (OAP) disebut dipisahkan dari anggota rombongan lainnya yang merupakan OAP.
Sementara itu, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026 Kombes Pol Yusuf Sutejo membenarkan adanya penembakan terhadap tiga pegawai Pemkab Jayawijaya di Distrik Muliama.
Namun, kepolisian belum memastikan identitas pelaku. Polisi masih menyebut pelaku sebagai orang tidak dikenal karena penyelidikan terkait kronologi dan pihak yang melakukan penembakan masih berlangsung.

Ilustrasi KKB. Foto: Istimewa.
Keterangan mengenai kondisi korban juga masih berbeda. Jika laporan dari Dandim Jayawijaya menyebut ketiga korban meninggal dunia, kepolisian menyampaikan data sementara dua korban meninggal dunia dan satu korban lainnya dalam kondisi kritis.
Seluruh korban telah dievakuasi ke rumah sakit. Aparat kepolisian masih melakukan pendalaman di lokasi kejadian untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab atas penembakan tersebut.