Presiden Prabowo Subianto menghadiri Indian Community Reception bersama Perdana Menteri India Narendra Modi. Foto: Metrotvnews.com
Di Hadapan PM Narendra Modi, Presiden Prabowo Sebut Punya DNA India
Muhammad Reyhansyah • 7 July 2026 23:03
Jakarta: Presiden Prabowo Subianto menghadiri Indian Community Reception bersama Perdana Menteri India Narendra Modi di Jakarta, Selasa, 7 Juli 2026, sebagai bagian dari rangkaian kunjungan kenegaraan Modi ke Indonesia.
Dalam sambutannya, Prabowo berkelakar bahwa dirinya memiliki DNA India berdasarkan hasil tes genom yang dijalaninya sebelum melakukan kunjungan kenegaraan ke India awal tahun 2025.
Prabowo mengatakan, hasil tes tersebut membuatnya memahami mengapa dirinya selalu menikmati musik India.
"Sebelum saya melakukan kunjungan kenegaraan ke India, saya menjalani tes genome sequencing. Saya mengetes DNA saya dan menemukan bahwa saya memiliki DNA India. Mungkin itu sebabnya setiap kali saya mendengar musik India, tubuh saya selalu ikut bergerak," kata Prabowo.
Ia kemudian berseloroh bahwa kegemaran terhadap lagu India tidak hanya dimiliki dirinya, tetapi juga sejumlah menteri dan perwira TNI yang hadir dalam jamuan kenegaraan bersama PM Modi di Istana Merdeka.
"Hari ini saat jamuan kenegaraan di Istana, saya tidak bisa menahan para menteri dan para jenderal saya. Mereka semua suka menari dan menyanyikan lagu-lagu India. Mungkin sebagian besar dari mereka juga memiliki DNA India," ujar Prabowo disambut tawa para tamu.
Di balik kelakar tersebut, Prabowo menegaskan hubungan Indonesia dan India telah terjalin sejak ratusan tahun lalu melalui peradaban dan kebudayaan yang saling memengaruhi.
Menurutnya, banyak unsur budaya Indonesia yang berakar dari peradaban India, termasuk penggunaan bahasa Sanskerta yang memengaruhi kosakata dan nama-nama di Indonesia.
"Peradaban dan budaya kami selama ratusan tahun sangat dipengaruhi oleh peradaban India. Bahasa kami, banyak yang berasal dari Sanskerta. Banyak nama orang Indonesia juga berasal dari Sanskerta," kata Presiden Prabowo.
Prabowo mengatakan kedekatan sejarah tersebut menjadi landasan bagi kedua negara untuk terus mempererat hubungan di berbagai bidang.
"Kami menyambut baik kerja sama yang lebih erat," pungkas Presiden Prabowo.