Timnas Spanyol. Foto: X/@SpainIsFootball
Statistik Pertandingan Spanyol vs Belgia: Setan Merah Ujian Kesempurnaan La Roja
Muhamad Marup • 10 July 2026 16:52
Jakarta: Spanyol akan berhadapan dengan Belgia saat babak 8 besar atau perempat final Piala Dunia 2026, di Stadion Los Angeles, Sabtu, 10 Juli 2026, pukul 02.00 WIB. Statistik menunjukkan, Setan Merah merupakan tim yang mampu menguji tren positif La Roja.
Melansir Antara, Spanyol adalah satu-satunya tim yang belum pernah kebobolan selama Piala Dunia 2026. Prestasi tersebut bukan karena tim asuhan Luis de la Fuente memiliki penjaga gawang dan tim pertahanan terbaik dalam Piala Dunia ini.
Gawang La Roja tak tersentuh lawan lebih karena lawan kesulitan menembus sepertiga pertama Spanyol. Lawan-lawan Spanyol lebih sibuk menangkal serangan pemain-pemain La Roja, ketimbang berpikir untuk menyerang.
Indikatornya terlihat dalam jumlah peluang yang dibuat Spanyol dan kelima lawannya terdahulu.
Spanyol total membuat 93 peluang yang 32 di antaranya tepat sasaran, jauh di atas jumlah peluang yang dibuat lima lawannya terdahulu.
Tanjung Verde, Arab Saudi, Uruguay, Austria, dan Portugal yang menjadi lawan Spanyol total membuat 29 peluang. Jumlah tersebut masih kalah banyak dari Spanyol.
Menyerang adalah Pertahanan Terbaik
Spanyol bukan tim yang menunggu lawan menyerang, melainkan tim yang aktif mencegah lawan menyerang. Bagi Spanyol, pertahanan terbaik adalah menyerang.Dengan proaktif, Spanyol berusaha mengacaukan rencana lawan, membunuh inisiatifnya, dan memaksa mereka cuma bisa bereaksi dari sengatan Spanyol.
Tim eksplosif seperti Spanyol hanya bisa dihadapi dengan dua cara. Pertama, bertahan total dan mengandalkan serangan balik. Tapi tim yang menghadapinya harus memiliki pertahanan yang kuat dan kiper yang tangguh.
Kedua, dengan balik menekan, dengan syarat memiliki pemain dengan kualitas setara dengan Spanyol, terutama di lapangan tengah.
Tanjung Verde, Arab Saudi, dan Austria menggunakan cara pertama, tapi yang efektif hanya Tanjung Verde karena tim ini memiliki kiper dan tim pertahanan yang tangguh dan disiplin.
Sedangkan Uruguay dan Portugal menghadapi Spanyol dengan cara balas menekan. Hasilnya, menghadapi Uruguay, Spanyol hanya bisa membuat enam peluang.
Portugal yang lebih proaktif dari pada Uruguay, membuat peluang terbanyak dibandingkan dengan 10 peluang yang 2 di antaranya tepat sasaran.
Paket lengkap
Belgia yang mencetak 12 dari total 13 golnya ke gawang Selandia Baru, Senegal dan Amerika Serikat, adalah lawan yang memiliki kualifikasi seperti Uruguay dan Spanyol, tapi juga memiliki pertahanan dengan kualifikasi seperti dimiliki Tanjung Verde yang memaksa Spanyol seri 0-0.Setan Merah memiliki kemampuan tinggi dalam mendikte lapangan tengah dan melakukan tusukan ke sepertiga terakhir dalam frekuensi tinggi, serta juga memiliki sistem pertahanan dan kiper istimewa yang bisa menahan gempuran lawan.
Timnas Belgia. Foto: X @BelRedDevils.
Belgia, memang, sudah kebobolan lima kali, tapi tim asuhan Rudi Garcia ini adalah tim paling agresif dalam melancarkan tekanan di daerah pertahanan sendiri (defensive pressure) di antara delapan tim yang masuk perempat final Piala Dunia 2026.Spanyol sering kesulitan menghadapi tim dengan defensive pressure tinggi.
Portugal yang susah payah mereka kalahkan dan Tanjung Verde yang memaksa mereka seri, adalah dua dari lima teratas melakukan defensive pressure tertinggi selama Piala Dunia 2026. Belgia berada tepat di bawah Portugal dan Tanjung Verde dalam aspek ini.
Belgia juga memiliki kemampuan tinggi dalam menguasai lapangan tengah sehingga serangan bisa leluasa mereka jalankan.
Kualifikasi Belgia dalam soal ini melebihi Uruguay, yang permainan menyerangnya membuat serangan Spanyol hanya bisa membuat 6 peluang walau akhirnya menang 1-0.
Dengan kapabilitas seperti itu, Belgia adalah paket lengkap untuk menjadi lawan ideal Spanyol. Belgia bakal bisa menjegal La Roja melangkah ke semifinal atau paling tidak menguji keseluruhan sistem permainan Spanyol, terutama lini pertahanannya yang belum teruji benar.
Dengan sistem yang seimbang di semua lini sehingga sama agresif saat menyerang dan saat bertahan, kinerja Belgia tidak kalah dari Prancis, bahkan mencetak gol dan peluang yang lebih banyak.
Dengan 13 golnya sejauh ini, Belgia hanya kalah dari Prancis dan Argentina, tapi menjadi tim terbanyak membuat peluang gol. Setan Merah telah membuat 107 peluang yang 33 di antaranya tepat sasaran, sedangkan Spanyol menciptakan 93 peluang dengan 32 di antaranya tepat sasaran.
Tapi, walau kalah banyak dalam membuat peluang, La Roja memiliki rasio lebih tinggi dalam total peluang terhadap peluang on target: 34% berbanding 30% persen Tak heran, Spanyol memiliki xG agak lebih tinggi: 10,56 vs. 10,28.