Ilustrasi ibadah haji. Foto: Antara.
Cuaca Ekstrem di Makkah: Jemaah Diimbau Tidak 'Geber' Ibadah hingga Lupa Tidur
Akmal Fauzi • 28 April 2026 14:40
Jakarta: Calon jemaah haji (calhaj) Indonesia diimbau menjaga istrirahat dan ritme ibadah di Masjidil Haram, Arab Saudi. Sebab, Tanah Suci tengah dalam kondisi cuaca ekstrem, yaitu sangat panas.
Kepala Seksi PKP2JH dan Jemaah Lansia-Disabilitas PPIH Daker Mekah, Ridwan Susuwanto, menyoroti fenomena euforia ibadah yang memicu banyak calhaj mengabaikan waktu istirahat. Menurut dia, perasaan bahwa haji adalah kesempatan sekali seumur hidup membuat jemaah cenderung ingin menghabiskan setiap detik di dalam masjid.
“Banyak jemaah fokusnya langsung ibadah begitu sampai di Madinah atau Mekah. Mereka merasa ini momen sekali seumur hidup, jadi fokusnya ibadah terus, digeber. Bahkan ada yang sampai semalaman hingga Tahajud," ujar Ridwan dikutip dari Media Indonesia, Selasa, 28 April 2026.
Ridwan menambahkan bahwa semangat yang ini sering kali berbenturan dengan jadwal wajib dari kelompok terbang (kloter). Jika fisik sudah terkuras, calhaj dikhawatirkan tumbang saat harus mengikuti kegiatan lainnya.
"Banyak jemaah yang takut wudhu-nya batal. Apalagi kalau sudah di dalam Masjidil Haram, posisi sudah nyaman di shaf depan, tiba-tiba kebelet kan repot. Mencari tempat wudhu itu jauh, belum tentu bisa kembali ke tempat semula karena pintu masjid banyak yang serupa," ungkap Ridwan.
Tips Mencegah Heat Stroke
.jpg)
Ilustrasi suhu panas ekstrem. Foto: Medcom.id.
Padahal, kombinasi antara cuaca panas, kelelahan, dan dehidrasi adalah pemicu utama terjadinya heat stroke. Petugas mengimbau jemaah untuk menerapkan metode minum berkala.
“Sering minum itu berkala setiap lima menit minum dua teguk, sehingga kecukupan cairan dalam tubuhnya itu terjaga," kata Ridwan.
Petugas berharap jemaah tetap memprioritaskan kesehatan dan menjaga stamina agar tetap dalam kondisi prima hingga puncak haji mendatang.