Jaksa Agung Bakal Tindak Tegas Jajaran yang Kotori Capaian Kejaksaan

Jaksa Agung ST Burhanuddin. Foto: Dok istimewa

Jaksa Agung Bakal Tindak Tegas Jajaran yang Kotori Capaian Kejaksaan

Siti Yona Hukmana • 10 September 2024 19:20

Jakarta: Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin menegaskan tidak akan membiarkan jajaran mengotori pencapaian Kejaksaan. Para jaksa yang mengotori Korps Adhyaksa dipastikan akan ditindak tegas.

"Jangan kalian nodai pencapaian itu dengan segala bentuk penyimpangan atau kesalahan dalam bertugas. Tak akan saya toleransi dan akan saya tindak tegas!," kata Jaksa Agung dalam keterangan tertulis, Selasa, 10 September 2024.

Jaksa Agung mengungkapkan bahwa seluruh Insan Adhyaksa sudah berupaya menempatkan Kejaksaan sebagai lembaga penegak hukum paling dipercaya publik selama lima tahun belakangan. Pada survei terakhir, Kejaksaan disebut menempati posisi pertama dengan nilai 74,7 persen.

Hal ini disampaikan Burhanuddin dalam pengarahan kepada Siswa Pendidikan dan Pelatihan Pembentukan Jaksa (PPPJ) Angkatan LXXXI (81) Gelombang I Tahun 2024, dengan materi berjudul Jaksa PRIMA, Senin, 9 September 2024. PRIMA itu ialah profesional, responsif, integritas, berMoral, dan andal. PRIMA adalah nilai-nilai yang merupakan standar minimum karakter seorang Jaksa sesuai Tri Krama Adhyaksa.

Burhanuddin menjelaskan profesional itu berkaitan erat dengan sikap seorang jaksa yang memiliki kemampuan dalam melaksanakan pekerjaan dengan baik. Yakni dilandasi dengan tingkat pengetahuan analisis yuridis yang terstruktur dan memadai dalam melaksanakan tugas-tugas sesuai dengan bidangnya.
 

Baca juga: Keberadaan Buronan BLBI Marimutu Sinivasan Tak Diketahui Usai Diciduk


Sedangkan, responsif adalah karakter yang ditandai dengan tingkat sense of crisis yang tinggi dan nurani yang baik di dalam diri setiap Adhyaksa. Menurut Jaksa Agung, hal ini erat kaitannya dengan waktu pengambilan sikap dan penentuan sikap yang tepat untuk diambil.

Lalu, integritas adalah perilaku konsisten dengan prinsip etika dan moral, yang mengandung nilai-nilai kejujuran dan penuh tanggung jawab atas amanah yang diberikan. Kemudian, bermoral yakni Jaksa yang senantiasa melakukan tindakan terpuji, dan segala hal yang memberikan manfaat kepada masyarakat, bangsa, dan institusi.

"Moralitas jaksa itu haruslah konsisten dan logis dalam setiap tindak tanduk ataupun tingkah lakunya," ujar Jaksa Agung.

Terakhir, andal yang memiliki arti dapat dipercaya. Yakni dipercaya oleh masyarakat dalam pelaksanaan tugas dan kewenangan penegakan hukum serta pemenuhan keadilan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Eko Nordiansyah)