Presiden Prabowo Subianto meluncurkan B50. Foto: Tangkapan layar YouTube Kementerian ESDM.
Prabowo: Indonesia Negara Pertama Menerapkan B50
Gabriella Thesa Widiari • 9 July 2026 15:54
Jakarta: Presiden Prabowo Subianto resmi meluncurkan biodisel B50. Langkah ini menjadi upaya agar Indonesia mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil. Menurutnya, Indonesia adalah negara pertama yang menerapkan B50.
"Dengan diluncurkannya program ini, Indonesia resmi menjadi negara pertama di dunia yang menerapkan mandatori biodisel B50," kata Prabowo di Rest Area KM 57 Tol Jakarta–Cikampek, Karawang, Jawa Barat, Kamis, 9 Juli 2026.
Dia mengatakan, energi merupakan salah satu hal vital bagi suatu bangsa. Menurutnya, Indonesia diberkahi dengan sumber energi yang melimpah.
Prabowo merasa bangga sebab kini Indonesia sudah menuju ke arah kemandirian energi. Menutup sambutannya, Prabowo pun secara resmi meluncurkan B50.
"Saya Prabowo Subianto, Presiden RI, dengan ini secara resmi saya luncurkan Biodisel B50," kata Prabowo.

Presiden Prabowo Subianto. Foto: Tangkapan layar YouTube Kementerian ESDM.
Program ini mengacu pada Peraturan Menteri ESDM Nomor 4 Tahun 2025 tentang Pengusahaan dan Pemanfaatan Bahan Bakar Nabati serta Keputusan Menteri ESDM Nomor 257.K/EK.01/MEM.E/2026 mengenai kewajiban pencampuran biodiesel sebesar 50 persen ke dalam minyak solar.
Pemerintah menyiapkan masa transisi. Badan usaha penyedia BBM diberi waktu hingga 30 September 2026 untuk menghabiskan stok biodiesel dengan spesifikasi B40 sebelum beralih sepenuhnya ke B50.
Pemerintah juga memastikan implementasi B50 telah dipersiapkan dari sisi teknis, pasokan, distribusi, hingga regulasi. Pengujian dilakukan untuk memastikan kinerja, keamanan, dan kompatibilitas B50 pada berbagai jenis mesin diesel.